AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

India Larang Ekspor Gula, Momentum Indonesia Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

ECONOMICS
Heri Purnomo
Sabtu, 28 Mei 2022 19:34 WIB
kondisi kurang menguntungkan ini harusnya justru bisa dimanfaatkan pemerintah sebagai momentum mewujudkan ketahanan pangan nasional.
India Larang Ekspor Gula, Momentum Indonesia Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional (foto: MNC Media)
India Larang Ekspor Gula, Momentum Indonesia Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional (foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah India secara resmi telah melarang aktivitas ekspor komoditas gula demi menjaga ketersediaan pasokan dalam negerinya. Hal ini menjadi pukulan bagi Indonesia yang selama ini tercatat sebagai salah satu negara pengimpor rutin dari Negeri Anak Benua tersebut.

Menurut Direktur Riset Center of Reform and Economics (CORE), Piter Abdullah, kondisi kurang menguntungkan ini harusnya justru bisa dimanfaatkan pemerintah sebagai momentum mewujudkan ketahanan pangan nasional, termasuk untuk komoditas gula.

"Ini momentum kita untuk semakin serius dalam mewujudkan ketahanan pangan. Tidak ada solusi jangka pendek. Pemerintah harus mengantisipasi larangan ekspor produk-produk pangan lainnya dengan mendorong swasembada pangan dan meningkatkan produksinya," ujar Piter, kepada MNC portal, Sabtu (27/5/2022).

Piter mengingatkan bahwa kebijakan larangan ekspor India bakal memicu lonjakan harga gula di level global, yang pada akhirnya membuat harga impor gula masuk ke Indonesia juga membengkak.

"Dampaknya harga jual gula impor di dalam negeri juga meningkat. Dan juga berlaku ke produk-produk turunannya. Sehingga inflasi juga bisa terdorong naik," tutur Piter.

Piter menjelaskan bahwa saat ini kebutuhan kebutuhan gula nasional sekitar 6 juta ton. Sementara produksi gula nasional hanya sekitar 2.1 juta ton. Kendati demikian, seiring kebijakan tersebut, Pitter mengatakan stok gula nasional saat ini masih tergolong cukup.

Sebagai informasi, Pemerintah India berencana membatasi ekspor gula sebanyak 10 juta ton untuk tahun pemasaran yang berlangsung hingga September 2022. Pembatasan ekspor tersebut dilakukan untuk menjaga harga gula di dalam negeri tetap terkendali serta mempertahankan stok gula. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD