sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026, dari Beras ke Cabai

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
21/04/2026 06:30 WIB
Misi swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di awal masa jabatannya perlahan mulai terwujud.
Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026, dari Beras ke Cabai (FOTO:Dok Ist)
Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026, dari Beras ke Cabai (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Misi swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di awal masa jabatannya perlahan mulai terwujud. 

Setelah berhasil mencapai swasembada beras pada akhir 2025, pemerintah kini memproyeksikan capaian yang lebih luas, yaitu delapan komoditas pangan strategis akan berada dalam kondisi swasembada pada Juni 2026.

Proyeksi tersebut didasarkan pada neraca pangan yang dirilis Badan Pangan Nasional (Bapanas). Data hingga pertengahan 2026 menunjukkan ketersediaan pangan nasional secara umum melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat, sehingga menghasilkan surplus di sejumlah komoditas utama.

Untuk komoditas beras, ketersediaan diperkirakan mencapai 31,3 juta ton, jauh di atas kebutuhan sebesar 15,4 juta ton. Artinya, terdapat surplus sekitar 15,8 juta ton. Kondisi ini memperkuat posisi beras sebagai komoditas yang telah lebih dulu mencapai swasembada sejak tahun lalu.

Dikutip dari keterangan pers Selasa (21/4/2026), komoditas lain juga menunjukkan tren serupa. Jagung diproyeksikan memiliki ketersediaan 13,2 juta ton dengan kebutuhan 8,4 juta ton, menghasilkan surplus 4,7 juta ton. Gula konsumsi mencatat ketersediaan 2,2 juta ton, melampaui kebutuhan 1,4 juta ton atau surplus sekitar 797 ribu ton.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement