IDXChannel - Wall Street ditutup lebih rendah pada hari Senin (20/4/2026), setelah ketegangan di Timur Tengah kembali memanas pada akhir pekan menyusul penyitaan kapal Iran oleh AS.
Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap kelanjutan perundingan perdamaian antara pihak-pihak yang bertikai, meskipun Presiden Donald Trump mengatakan para negosiator AS akan berangkat untuk melanjutkan diskusi di Pakistan.
Dilansir dari laman Investing Selasa (21/4/2026), pasar saham baru saja mengalami reli besar, dengan indeks acuan S&P 500 mencatatkan kemenangan beruntun selama tiga minggu sehingga naik hingga 11,9 persen. Indeks tersebut merebut kembali level rekor untuk pertama kalinya sejak akhir Januari.
Indeks S&P turun 0,2 persen menjadi 7.110,22 poin, sementara NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,3 persen menjadi 24.404,39 poin, dan indeks Dow Jones Industrial Average yang didominasi saham blue-chip ditutup sedikit lebih rendah pada 49.442,69 poin.
S&P dan Nasdaq mencatatkan penutupan rekor pada sesi sebelumnya. Nasdaq juga mengakhiri rentetan kemenangan 13 hari, terpanjang sejak 1992.