"Keberlangsungan gencatan senjata selalu mengancam sampai batas tertentu, jadi (penyitaan oleh AS) bukanlah kejutan besar. Pasar tampaknya memperlakukannya dengan tingkat ketidakpedulian yang terukur, tapi dengan asumsi hal itu tidak akan menyebabkan harga minyak melonjak lagi," kata Mark Luschini, Kepala Strategi Investasi di Janney Montgomery Scott, kepada Investing.com.
"Setelah reli besar-besaran pekan lalu, pengurangan risiko adalah hal yang wajar, tetapi investor akan mengamati dengan saksama perkembangan di Iran untuk setiap indikasi bahwa peristiwa dapat memburuk dengan cepat dan menekan pasar," tutur Luschini.
(kunthi fahmar sandy)