Senada dengan itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menegaskan bahwa MotoGP bukan sekadar ajang olahraga, melainkan instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, sektor-sektor yang selama ini mencatat pertumbuhan tinggi, seperti transportasi, akomodasi, serta makanan dan minuman, merupakan sektor yang mendapat manfaat langsung dari penyelenggaraan event sport tourism seperti MotoGP.
"Event MotoGP ini kan tadi Pak Erick menyampaikan, ini kan nggak hanya sekedar event olahraga biasa. Justru ini adalah instrumen strategis kita untuk mendorong perekonomian," kata Susiwijono.
Dia pun berharap penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 dapat semakin memperkuat kontribusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
"Di tengah-tengah raungan mesin MotoGP mudah-mudahan itu juga bisa memanaskan mesin ekonomi Indonesia," ujar Susiwijono.
(NIA DEVIYANA)