AALI
9650
ABBA
396
ABDA
0
ABMM
1455
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1040
ADMF
7725
ADMG
196
ADRO
1815
AGAR
0
AGII
1525
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
76
AIMS
462
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
965
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27941.69
-0.31%
-87.88
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Infeksi Covid-19 di Arab Saudi Meroket, Riyadh dan Mekkah Terbanyak

ECONOMICS
Ahmad islamy/inews
Rabu, 21 April 2021 11:24 WIB
Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi telah terjadi 1.070 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir.
Infeksi Covid-19 di Arab Saudi Meroket, Riyadh dan Makkah Terbanyak. (Foto: MNC Media)
Infeksi Covid-19 di Arab Saudi Meroket, Riyadh dan Makkah Terbanyak. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi telah terjadi 1.070 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir. Ini adalah lonjakan infeksi virus corona tertinggi sejak Agustus di negeri padang pasir itu.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan, 55 persen dari kasus yang baru dikonfirmasi itu kebanyakan menjangkiti kaum perempuan. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak fisik, dan menerima vaksinasi untuk membantu menghentikan penyebaran Covid-19.

Kejadian infeksi baru Covid-19 kali ini paling banyak terdeteksi di Kota Riyadh yakni sebanyak 483 kasus. Lalu disusul Kota Mekkah sebanyak 209 kasus dan Wilayah Timur dengan 157 kasus.

Hingga Selasa (20/4/2021), Arab Saudi telah mengonfirmasi total 407.010 kasus Covid-19.

Selain itu, Kemenkes Saudi juga mencatat sebanyak 940 orang yang baru sembuh dari penyakit tersebut. Dengan begitu, total pasien Covid-19 yang sembuh di negara itu menjadi 390.538 orang.

Sementara, kematian akibat Covid-19-19 di sana mencapai 6.846 jiwa, setelah 12 orang dinyatakan meninggal karena wabah itu dalam 24 jam terakhir.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi akan memberlakukan kembali tindakan pencegahan wabah yang ketat, seperti lockdown (karantina wilayah) dan menutup kota-kota jika masyarakat terus-menerus mengabaikan protokol kesehatan.

“Kami masih melihat banyak warga yang lalai, tidak mematuhi protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Kemendagri Saudi, Talal al-Shalhoub, dikutip Alarabiyah, Selasa (20/4/2021).

Arab Saudi terakhir kali melaporkan lonjakan harian infeksi Covid-19 di atas 1.000 kasus pada 28 Agustus 2020. Ketika itu, total kasus baru yang dicatat otoritas kesehatan setempat dalam kurun 24 jam sebanyak 1.069 kasus.

Sejak 29 Agustus, lonjakan harian infeksi Covid-19 di negeri Timur Tengah itu terus menurun, dan menyentuh angka terendahnya dengan hanya 82 kasus baru pada 3 Januari lalu. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD