AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Infeksi Covid-19 di Arab Saudi Meroket, Riyadh dan Mekkah Terbanyak

ECONOMICS
Ahmad islamy/inews
Rabu, 21 April 2021 11:24 WIB
Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi telah terjadi 1.070 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir.
Infeksi Covid-19 di Arab Saudi Meroket, Riyadh dan Makkah Terbanyak. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi telah terjadi 1.070 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir. Ini adalah lonjakan infeksi virus corona tertinggi sejak Agustus di negeri padang pasir itu.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan, 55 persen dari kasus yang baru dikonfirmasi itu kebanyakan menjangkiti kaum perempuan. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak fisik, dan menerima vaksinasi untuk membantu menghentikan penyebaran Covid-19.

Kejadian infeksi baru Covid-19 kali ini paling banyak terdeteksi di Kota Riyadh yakni sebanyak 483 kasus. Lalu disusul Kota Mekkah sebanyak 209 kasus dan Wilayah Timur dengan 157 kasus.

Hingga Selasa (20/4/2021), Arab Saudi telah mengonfirmasi total 407.010 kasus Covid-19.

Selain itu, Kemenkes Saudi juga mencatat sebanyak 940 orang yang baru sembuh dari penyakit tersebut. Dengan begitu, total pasien Covid-19 yang sembuh di negara itu menjadi 390.538 orang.

Sementara, kematian akibat Covid-19-19 di sana mencapai 6.846 jiwa, setelah 12 orang dinyatakan meninggal karena wabah itu dalam 24 jam terakhir.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi akan memberlakukan kembali tindakan pencegahan wabah yang ketat, seperti lockdown (karantina wilayah) dan menutup kota-kota jika masyarakat terus-menerus mengabaikan protokol kesehatan.

“Kami masih melihat banyak warga yang lalai, tidak mematuhi protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Kemendagri Saudi, Talal al-Shalhoub, dikutip Alarabiyah, Selasa (20/4/2021).

Arab Saudi terakhir kali melaporkan lonjakan harian infeksi Covid-19 di atas 1.000 kasus pada 28 Agustus 2020. Ketika itu, total kasus baru yang dicatat otoritas kesehatan setempat dalam kurun 24 jam sebanyak 1.069 kasus.

Sejak 29 Agustus, lonjakan harian infeksi Covid-19 di negeri Timur Tengah itu terus menurun, dan menyentuh angka terendahnya dengan hanya 82 kasus baru pada 3 Januari lalu. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD