AALI
9925
ABBA
400
ABDA
6500
ABMM
1555
ACES
1275
ACST
236
ACST-R
0
ADES
3050
ADHI
1085
ADMF
7800
ADMG
195
ADRO
1925
AGAR
330
AGII
1485
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
187
AHAP
71
AIMS
440
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1070
AKRA
4290
AKSI
400
ALDO
960
ALKA
240
ALMI
246
ALTO
262
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
504.74
-0.54%
-2.76
IHSG
6603.80
0.02%
+1.23
LQ45
945.59
-0.48%
-4.58
HSI
23996.87
0.06%
+13.21
N225
28860.62
1.42%
+405.02
NYSE
0.00
-100%
-16591.97
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,343
Emas
824,868 / gram

Infeksi Covid-19 Meningkat, China Tutup Bioskop hingga Tempat Mahyong

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Rabu, 22 September 2021 06:48 WIB
Otoritas China memerintahkan tempat-tempat spa, mahyong, dan bioskop di Kota Harbin ditutup sementara.
Otoritas China memerintahkan tempat-tempat spa, mahyong, dan bioskop di Kota Harbin ditutup sementara. (Foto: MNC  Media)
Otoritas China memerintahkan tempat-tempat spa, mahyong, dan bioskop di Kota Harbin ditutup sementara. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Otoritas China memerintahkan tempat-tempat spa, mahyong, dan bioskop di Kota Harbin ditutup sementara pada Selasa (21/9/2021). Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di ruang tertutup.

Dilansir dari Okezone, televisi pemerintah melaporkan penutupan sementara itu merupakan bagian dari pembatasan yang diberlakukan di kota tersebut setelah satu kasus penularan lokal ditemukan. Tak hanya tempat hiburan, kegiatan keagamaan juga ditangguhkan, atraksi wisata diminta beroperasi setengah kapasitas, dan kunjungan ke panti-panti wreda dilarang.

Pembatasan tersebut diberlakukan di tengah perayaan festival tengah bulan pada Selasa dan menjelang liburan Pekan Emas, yang dimulai pada 1 Oktober. Festival dan liburan tersebut biasanya mengundang kerumunan orang dan interaksi sosial.

Pada Selasa (21/9/2021), China melaporkan 72 kasus terkonfirmasi baru, naik dari 49 kasus pada hari sebelumnya, dan klaster infeksi terbaru telah ditemukan di Provinsi Fujian.

Sejak akhir Juli lalu, China berhasil mengendalikan sejumlah klaster yang sebagian besar disebabkan oleh varian Delta virus corona yang sangat menular.

Keberhasilan itu diraih berkat kesigapan mereka dalam penelusuran kontak dan mengunci daerah yang dianggap berisiko tinggi meskipun hanya sedikit kasus dilaporkan.

Di kota-kota dengan kasus infeksi terbanyak, tes Covid-19 dilakukan secara besar-besaran dan pembatasan perjalanan diberlakukan. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD