Kenaikan penumpukan pekerjaan atau backlog ke laju tercepat sejak November 2025 menegaskan pemulihan permintaan, sementara pemulihan rantai pasok turut memperkuat industri manufaktur domestik. Tren ini berjalan seirama dengan PMI Manufaktur ASEAN yang menanjak ke level 52,8 dari sebelumnya 50,5.
(Rahmat Fiansyah)