AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Ingat! Minyak Goreng Subsidi Hanya Untuk Rumah Tangga dan UKM 

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Rabu, 19 Januari 2022 06:55 WIB
Mendag Lutfi menegaskan, minyak goreng kemasan sederhana maupun premium yang dijual setara Rp14.000 per liter hanya diperuntukkan bagi rumah tangga atau UKM.
Ingat! Minyak Goreng Subsidi Hanya Untuk Rumah Tangga dan UKM 
Ingat! Minyak Goreng Subsidi Hanya Untuk Rumah Tangga dan UKM 

IDXChannel - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menegaskan, minyak goreng kemasan sederhana maupun premium yang dijual setara Rp14.000 per liter hanya diperuntukkan bagi rumah tangga serta usaha kecil dan mikro (UKM).

"Hanya diperuntukkan bagi kebutuhan rumah tangga serta usaha mikro dan usaha kecil," ujar Mendag dalam konferensi pers, Selasa (18/1/2022).

Mendag menerangkan, harga Rp14.000 tersebut merupakan harga per liter minyak goreng. Artinya, untuk ukuran 2 liter dipatok Rp28.000. Begitupun untuk ukuran lainnya. 

Lutfi berujar, sebagai awal pelaksanaannya, kebijakan penyediaan minyak goreng dengan satu harga ini akan dilakukan terlebih dahulu melalui ritel  atau supermarket modern yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO). 

Kemudian, untuk pasar tradisional, akan diberikan waktu penyesuaian selambat-lambatnya 1 minggu dari tanggal pemberlakuan. 

"Jadi mulai Rabu, 19 Januari 2022 pukul 00.01 seluruh ritel modern akan menyediakan minyak goreng kepada masyarakat dengan harga Rp14.000 per liter. Namun, khusus untuk pasar tradisional diberikan waktu penyesuaian selambat-lambatnya 1 minggu dari tanggal pemberlakuan,” terang Mendag. 

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD