AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Minyak Goreng hingga Cabai, Tengok Tingkat Inflasi Lima Tahun Terakhir dan Penyebabnya

MARKET NEWS
Ajeng Wirachmi/Litbang
Senin, 17 Januari 2022 16:47 WIB
Berdasarkan data BPS dalam laman resminya, inflasi yang paling tinggi terjadi di 2017 dengan 3,61%. Sementara itu, terendah ada di 2020 dengan 1,68%.
Minyak Goreng hingga Cabai, Tengok Tingkat Inflasi Lima Tahun Terakhir dan Penyebabnya. (Foto: MNC Media)
Minyak Goreng hingga Cabai, Tengok Tingkat Inflasi Lima Tahun Terakhir dan Penyebabnya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Kenaikan harga sembako di Indonesia nyatanya juga memengaruhi inflasi, tercatat dalam periode lima tahun terakhir (2017 – 2021), tingkat inflasi di Indonesia cenderung fluktuatif. Berdasarkan data yang disajikan BPS dalam laman resminya, inflasi yang paling tinggi terjadi di 2017 dengan 3,61%. Sementara itu, inflasi terendah ada di tahun 2020 dengan 1,68%.

Berikut tingkat inflasi di Indonesia pada 2017 hingga 2021.

2017 (3,61%)
2018 (3,13%)
2019 (2,72%)
2020 (1,68%)
2021 (1,87%)

Inflasi pada Desember 2017 jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Desember 2016, yakni 0,71%. Padahal, tingkat inflasi di Desember 2016 hanya 0,42%. Melansir Sindonews, Selasa (2/2/2022), penyebab tingginya tingkat inflasi pada Desember 2017 adalah karena meroketnya harga bahan makanan dan tarif angkutan udara.

Pada bulan tersebut, harga inflasi yang terjadi terhadap bahan makanan memang relatif tinggi, yakni 2,26%. Beberapa jenis bahan makanan yang mengalami inflasi adalah cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, ikan segar dan beras.

Selain itu, isu kelangkaan LPG 3 kg juga berperan dalam besarnya tingkat inflasi pada 2017. Hal ini tentu saja menyebabkan lonjakan harga LPG 3 kg di hampir 60 kota. Tarif angkutan udara juga meningkat sebesar 0,9 % karena ramainya permintaan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Jika menengok ke 2016 dengan tingkat inflasi sebesar 3,02%, inflasi terjadi hanya karena melonjaknya harga makanan saja. Namun, di 2017 terjadi perubahan pola. Isu dicabutnya subsidi listrik pelanggan berdaya 900 VA per Januari 2017 juga turut andil.

Tingginya inflasi di Desember 2017 itu juga dibarengi dengan IHK (Indeks Harga Konsumen) sebesar 131,28. Menurut BPS, dari 82 kota IHK, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Jayapura, Papua dengan nilai 2,28 % dan IHK 131,75. Tingkat inflasi terendah ada di Sorong dengan 0,18 % dan IHK 128,53.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD