AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

Ini Masa Depan TMII Usai Diambil Alih Pemerintah

ECONOMICS
Riezky Maulana
Senin, 12 April 2021 15:38 WIB
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengungkapkan harapan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) setelah diambil alih pemerintah.
Ini Masa Depan TMII Usai Diambil Alih Pemerintah. (Foto: MNC Media)
Ini Masa Depan TMII Usai Diambil Alih Pemerintah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, mengungkapkan harapan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) setelah diambil alih pemerintah. Nantinya TMII akan dijadikan pusat inovator-inovator muda di berbagai bidang, mulai dari sosial bidaya hingga teknologi.

"Dalam bayangan kita semuanya, ke depan kita berharap TMII bisa menjadi tempat berkumpulnya inovator muda, di bidang sosial, budaya dan bahkan inovator teknologi ya," ungkap Moeldoko di sela-sela kunjungannya di TMII, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021) siang.

Selain itu, para inovator akan diberikan ruang seluas dan sebebas-bebasnya untuk berkreasi. Sehingga, pada nantinya akan berdampak pada pembangunan Indonesia di masa depan.

"Kita berharap TMII bisa menjadi ruang berkumpul bersama bagi para penggemar teknologi informasi, menuju Indonesia 4.0," katanya.

Dia menjelaskan, TMII juga bisa dijadikan tempat para generasi berkumpul agar dapat melihat bagaimana peradaban dan perkembangan suku hingga budaya dari masing-masing daerah. Dari hal tersebut, kata Moeldoko, diharapkan tak ada lagi bahasan terkait perbedaan suku, agama, dan budaya.

"Anak-anak bisa membayangkan Indonesia yang luas, terdiri dari berbagai suku agama dan lain-lain. Sehingga kita tidak lagi ada berbicara tentang perbedaan suku, budaya agama dan seterusnya," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pengelolaan TMII resmi berpindah ke negara usai dipegang Yayasan Harapan Kita selama 44 tahun. Yayasan tersebut didirikan mendiang istri Presiden ke-2 RI Soeharto, Tien Soeharto.

Dasar hukum pengambilalihan TMII yakni Perpres 19/2021. Isi beleid itu menganulir isi Keppres Nomor 51 Tahun 1977 yang menjadi dasar hukum Yayasan Harapan Kita mengelola TMII selama ini. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD