AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Ini Top 10 Perusahaan Rintisan (Startup) di Indonesia, Intip Perkembangannya?

ECONOMICS
Rahmi Rizal
Selasa, 07 Juni 2022 12:46 WIB
Perkembangan startup di Indonesia 2022 memiliki tren yang terus naik dari masa ke masa. Diprediksi, jumlah startup di Indonesia akan terus bertambah.
Ini Top 10 Perusahaan Rintisan (Startup) di Indonesia, Intip Perkembangannya? (Foto: MNC Media)
Ini Top 10 Perusahaan Rintisan (Startup) di Indonesia, Intip Perkembangannya? (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Perkembangan startup di Indonesia 2022 memiliki tren yang terus naik dari masa ke masa. Diprediksi, jumlah startup di Indonesia akan terus bertambah.

Pada era sekarang, ketika teknologi menjadi sesuatu yang tidak bisa dilepaskan, jalan sebuah startup untuk menjadi besar dianggap lebih mudah dengan memanfaatkan teknologi terkini.

Rupanya, istilah startup tidak melulu soal perusahaan yang menggunakan teknologi untuk menawarkan jasanya. Startup sendiri merupakan istilah yang berarti perusahaan rintisan. Artinya, perusahaan startup baru berjalan atau belum lama beroperasi dan terus mengembangkan pangsanya.

Dari sejumlah daftar ini, terdapat pula startup Indonesia yang sukses di dunia internasional. Beberapa di antaranya telah berhasil mendapat titel unicorn dengan nilai valuasi melampaui USD1 miliar atau sekitar Rp14,3 triliun.

Indonesia juga memiliki startup dengan nilai valuasi USD10 miliar atau lebih, yang disebut dengan decacorn.

Berikut daftar 10 perusahaan startup di Indonesia terbaik, mulai dari perusahaan teknologi, jasa logistik hingga perusahaan di bidang kuliner.

GoTo

GoTo Group merupakan perusahaan yang baru saja melakukan merger antara Gojek dan Tokopedia pada 17 Mei 2021. GoTo disebut sebagai startup terbesar di Indonesia dengan status decacorn, yang memiliki valuasi gabungan mencapai USD17 miliar atau setara dengan Rp245 triliun. Pada April 2022, GoTo mulai mulai melantai di bursa saham dengan harga saham perdana Rp382/saham.

Sebelum melakukan merger, baik Gojek maupun Tokopedia sudah mempunyai rekam jejak yang unggul. Gojek sendiri telah menyandang status decacorn pertama di Indonesia, dengan valuasi sebesar USD10 miliar. Sementara, Tokopedia sebagai salah satu startup e-commerce terbesar di Indonesia memiliki valuasi sebesar USD7 miliar.

J&T Express

CB Insights melaporkan bahwa J&T Express merupakan salah satu startup Indonesia yang telah menyandang gelar decacorn. J&T Express, dikutip dari CB Insights, memperoleh pendanaan sebesar USD2,5 miliar. Hal ini membuat valuasi J&T Express melambung ke angka USD20 miliar.

Startup yang bergerak di bidang logistik ini didirikan pada tahun 2015 dan telah memiliki jaringan ke sejumlah negara di Asia, seperti Vietnam, Thailand, Malaysia.

Traveloka

Traveloka sebagai startup yang bergerak di bidang pemesanan hotel dan travel telah menerima titel unicorn pada 2017 silam. Kala itu, Traveloka mendapat kucuran dana dari perusahaan di bidang yang sama, Expedia, pada Juli 2017 lalu. Kini, angka valuasi Traveloka mencapai USD3 miliar atau setara dengan Rp42,6 triliun.

Bukalapak

Pada tahun 2018 lalu, Bukalapak berhasil meraih titel unicorn dengan suntikan dana dari sejumlah grup investor besar, di antaranya 500 Startups dan Emtek Grup. Perusahaan yang didirikan oleh oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Fajrin Rasyid itu juga telah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia sejak akhir Juli 2021.

Masyarakat bisa menemukan saham Bukalapak (kode saham BUKA) di BEI dengan harga Rp850 per lembar saham. Bukalapak pun membuat sejarah baru sebagai startup unicorn pertama yang listing di BEI.

OVO

Perusahaan yang menyediakan sistem pembayaran digital ini berada di bawah naungan Lippo Group. Tidak tanggung-tanggung, OVO sempat mengumumkan pertumbuhan jumlah pengguna hingga 400% di awal tahun 2019.

Startup Indonesia satu ini juga sudah menyandang gelar sebagai unicorn. Pada tahun 2018, OVO mendapatkan investasi dari Tokyo Century sebesar USD120 juta atau sekitar Rp1,7 triliun.

Kopi Kenangan

Pada 27 Desember 2021 lalu, Kopi Kenangan sebagai perusahaan rintisan yang berkembang di bidang kuliner akhirnya resmi menjadi startup yang berhasil mendapatkan gelar unicorn di Indonesia.

Kopi Kenangan bahkan mengeklaim sebagai perusahaan New Retail F&B pertama yang berhasil mendapat titel unicorn di Indonesia dan Asia Tenggara. Hal ini juga membuat Kopi Kenangan berencana untuk memperluas jaringan kedai kopinya hingga pasar internasional.

Xendit

Meski jarang didengar, Xendit masuk ke dalam daftar perusahaan rintisan Indonesia dengan status unicorn. Sebelumnya, startup ini memang telah menerima pendanaan seri C senilai USD150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun.

Fintech ini didirikan oleh Moses Lo pada tahun 2015 silam. Xendit bergerak di bidang layanan sistem pembayaran untuk mempermudah transaksi pelaku bisnis, di antaranya e-commerce, UMKM, startup hingga perusahaan koperasi.

Kredivo

Kredivo merupakan startup di bawah naungan PT FinAccel Teknologi Indonesia. Fintech ini berdiri pada Desember 2015 dan bergerak di bidang jasa peminjaman kredit. Kredivo resmi menjadi unicorn pada pertengahan tahun 2021 ini.

Dalam kurun waktu 6 tahun, Kredivo memiliki performa dan pertumbuhan yang pesat sehingga menarik perhatian para investor.

Ajaib

Startup Ajaib merupakan fintech (financial technology atau teknologi finansial) yang berkecimpung di bidang investasi, yaitu reksa dana dan saham.

Setelah menerima suntikan dana Seri B dari DST Global senilai USD153 juta atau Rp2,2 triliun, Ajaib menjadi salah satu perusahaan rintisan di Indonesia yang menyandang status startup unicorn hanya dalam waktu 2,5 tahun saja.

Akulaku

Akulaku merupakan startup yang baru-baru ini masuk dalam daftar startup unicorn. Mengutip dari CB Insight, Akulaku menerima pendanaan USD10 miliar, sehingga menjadikan perusahaan ini mengantongi status unicorn dengan valuasi USD2 miliar.

Didirikan pada 2014, Akulaku adalah startup di bidang keuangan dan teknologi yang memberikan layanan pembiayaan (fintech lending). Melalui aplikasinya, pengguna Akulaku dapat menikmati produk cashloan dan paylater. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD