Menurutnya, tren tersebut berpotensi menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, Anindya menekankan tantangan ke depan adalah memastikan investasi tersebut benar-benar mengalir ke daerah.
Hal tersebut memerlukan koordinasi dan kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
"Ke depan tinggal bagaimana diskusi dengan pemerintah daerah agar investasi di daerah bisa ditingkatkan dan daerah ikut maju. Pertumbuhan ekonomi harus juga terjadi daerah,” katanya.
Lebih jauh, kata dia, apabila tren pembukaan pasar ekspor dan penguatan investasi ini terus dijaga, serta didukung sinergi yang solid antara pusat dan daerah, maka ekonomi Indonesia tidak hanya akan tumbuh lebih tinggi, tetapi juga menjadi lebih inklusif.