IDXChannel - Penggunaan QRIS Antarnegara antara Indonesia dan China resmi dimulai. Integrasi ini dinilai dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menjangkau konsumen global karena kemudahannya.
Melalui implementasi QRIS Antarnegara Indonesia-China, wisatawan asal China dapat melakukan pembayaran digital di merchant QRIS di Indonesia, sementara pelaku usaha tetap menerima dana dalam rupiah sesuai mekanisme yang berlaku.
CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky G. Saputra mengatakan QRIS Antarnegara Indonesia-China bukan sekadar fitur pembayaran baru. Ini adalah infrastruktur yang membuat UMKM Indonesia lebih siap melayani konsumen global, terutama wisatawan dan pelaku perjalanan dari China.
"Sebagai PJP yang berperan di sisi issuer dan acquirer, Netzme dapat menghadirkan manfaat di dua sisi antara lain pengguna Indonesia dapat bertransaksi lebih mudah di China melalui Netzme Pay, sementara merchant Indonesia dapat menerima pembayaran dari wisatawan China melalui Toko Netzme dan QRIS Soundbox Netzme,” ungkap Vicky, Rabu (6/5/2026).
Pada tahap awal yang dimulai sejak 30 April 2026, implementasi QRIS Antarnegara mencakup dua skenario utama, yakni dari sisi pengguna (issuer) dan merchant (acquirer).