AALI
9975
ABBA
300
ABDA
6550
ABMM
1400
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3430
ADHI
835
ADMF
7600
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
362
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1285
ALKA
304
ALMI
0
ALTO
256
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.35
-1.24%
-6.36
IHSG
6662.67
-0.95%
-63.70
LQ45
948.48
-1.18%
-11.28
HSI
24709.09
-1.03%
-256.46
N225
27446.70
-0.28%
-75.56
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
846,663 / gram

IPM Jabar Naik Namun Ada 18 Kabupaten/Kota yang di Bawah Rata-rata

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Kamis, 02 Desember 2021 16:38 WIB
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Barat tercatat mengalami pertuham sebesar 0,50 persen pada tahun 2021.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Barat tercatat mengalami pertuham sebesar 0,50 persen pada tahun 2021.  (Foto: MNC Media)
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Barat tercatat mengalami pertuham sebesar 0,50 persen pada tahun 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Barat tercatat mengalami pertuham sebesar 0,50 persen pada tahun 2021. Kendati begitu, tidak semua kota dan kabupaten mengalami kenaikan IPM yang cukup bagus. Tercatat, ada 18 kota dan kabupaten dengan pertumbuhan IPM di bawah rata rata Jawa Barat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, pada tahun 2021, seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat mengalami pertumbuhan IPM. Namun, tidak semua daerah mengalami kenaikan IPM yang cukup baik. Tercatat, pertumbuhan IPM terendah terjadi di Kabupaten Sumedang sebesar 0,22 persen. Sedangkan pertumbuhan IPM tertinggi terjadi di Kota Bogor yaitu sebesar 0,63 persen.

“Pada tahun 2021, pertumbuhan IPM Jawa Barat mencapai 0,50 persen. Delapan daerah mengalami pertumbuhan IPM di atas Jabar, tapi ada 11 daerah yang IPM-nya di bawah Jabar,” kata Koordinator Fungsi Statistik Neraca Wilayah & Analisis Statik BPS jabar Samiran.

Delapan kabupaten atau kota yang mengalami pertumbuhan IPM melebihi pertumbuhan IPM Jawa Barat, antara lain Kabupaten Bekasi, Kabupaten Indramayu, Kota Sukabumi, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kabupaten Ciamis dan Kota Bogor. Sementara Kabupaten Garut mengalami pertumbuhan IPM yang sama dengan pertumbuhan IPM Jawa Barat. Sedangkan 18 kabupaten lainnya mengalami pertumbuhan IPM dibawah pertumbuhan IPM Jawa Barat.

Diketahui, peningkatan IPM Jawa Barat tahun 2021 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, maupun standar hidup layak. Hal ini berbeda dengan peningkatan IPM 2020 yang hanya didukung oleh peningkatan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat serta dimensi pengetahuan. Sedangkan dimensi standar hidup layak mengalami penurunan.
 
Dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita meningkat 0,82 persen menjadi Rp10,934 juta per tahun. Sementara rata-rata anak usia 7 tahun yang mengenyam jenjang pendidikan memiliki peluang untuk bersekolah selama 12, 61 tahun atau hampir setara dengan menamatkan pendidikan hingga setingkat Diploma I. Angka ini meningkat 0,11 tahun dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 12,50 tahun. 

Sementara itu, rata-rata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,06 tahun, dari 8,55 tahun menjadi 8,61 tahun atau hampir setara dengan masa pendidikan untuk menamatkan jenjang kelas IX. Sedangkan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 73,23 tahun, lebih lama 0,19 tahun dibandingkan tahun 2020.
 
Diketahui, pembangunan manusia didefinisikan sebagai proses perluasan pilihan bagi penduduk (enlarging people choice). IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia. IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan standar hidup layak (decent standard of living). (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD