AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Jabodetabek PPKM Level Tiga, Simak Aturan untuk ke Mal hingga Warteg

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Senin, 07 Februari 2022 13:08 WIB
Pemerintah mengumumkan peningkatan level PPKM Jabodetabek, DIY, Bali, Bandung raya naik ke level 3.
Pemerintah mengumumkan peningkatan level PPKM Jabodetabek, DIY, Bali, Bandung raya naik ke level 3.  (Foto: MNC Media)
Pemerintah mengumumkan peningkatan level PPKM Jabodetabek, DIY, Bali, Bandung raya naik ke level 3. (Foto: MNC Media)

IDXChannel — Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan peningkatan level PPKM Jabodetabek, DIY, Bali, Bandung raya naik ke level 3. 

Menko Luhut menyampaikan Kebijakan ini diambil setelah melihat dari  lonjakan kasus yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dan rendahnya tracing. 

"Berapa hari terakhir kami memutuskan.Berdasarkan hasil evaluasi bahwa daerah jabodetabek, DIY, Bali Bandung Raya dan akan ke level 3,” Kata Menko Luhut dalam evaluasi PPKM secara Virtual, Senin (7/2/2022). 

Menko Luhut mengatakan karakteristik varian Omicron yang berbeda dengan varian Delta, Pemerintah melakukan beberapa penyesuaian aturan Level 3 dengan kebijakan pengetatan yang lebih terarah bagi kelompok lansia, komorbid dan belum divaksin. 

“Adapun Beberapa penyesuaian yang dilakukan oleh pemtintah, untuk  Industri Orientasi Ekspor dan Domestik dapat terus beroperasi 100% , jika memiliki IOMKI, minimal 75% karyawan dosis kedua  & menggunakan PeduliLindungi,” urainya. 

Untuk kegiatan Supermarket dapat beroperasi sampai dengan pukul 21.00 dan maksimal pengunjung 60%. Sedangkan untuk pasar rakyat dapat beroperasi sampai pukul 20.00 dan maksimal pengunjung 60%.

“Untuk Mall akan dibuka sampai pukul 21.00, maksimal 60% pengunjung bagi anak kurang dari 12 tahun minimal vaksin dosis pertama. Dan tempat bermain anak-anak serta tempat hiburan dapat dibuka, maksimal 35%, wajib bukti vaksinasi dosis pertama untuk anak dibawah 12 tahun,” paparnya.

Sementara  Untuk Warteg atau Lapak Jajan dapat dibuka sampai pukul 21.00 dengan maksimal pengunjung 60% dan Restauran atau Kafe juga dapat dibuka maksimal 60% pengunjung sampai pukul 21.00.

“Untuk Bioskop masih akan tetap dibuka, dengan anak dibawah 12 tahun diperbolehkan masuk tetapi harus sudah menerima dosis pertama,” tandasnya.  (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD