AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Jakarta PPKM Level 2 Mulai Hari Ini, Wagub DKI: Disiplin Prokes 6M!

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Selasa, 18 Januari 2022 11:58 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau masyarakat agar disiplin protokol kesehatan (prokes) dan vaksin dahulu.
Jakarta PPKM Level 2 Mulai Hari Ini, Wagub DKI: Disiplin Prokes 6M! (FOTO:MNC Media)
Jakarta PPKM Level 2 Mulai Hari Ini, Wagub DKI: Disiplin Prokes 6M! (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Saat ini Jakarta memasuki pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 terhitung mulai hari ini hingga 24 Januari 2022 mendatang. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau masyarakat agar disiplin protokol kesehatan (prokes) dan vaksin dahulu. 

"Disiplin prokes 6M dan #vaksindulu, lindungi diri dan orang-orang di sekitar kita," tulis Ariza dalam akun Instagram @arizapatria, Selasa (18/1/2022). 

Sebelumnya, Ariza memaparkan langkah mitigasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menghadapi lonjakkan kasus Covid-19 varian Omicron. 

"Ya tentu beberapa hal yang kita lakukan adalah pertama penguatan Satgas Covid-19 di sekolah-sekolah, ini terkait sekolah ya. Kedua kita meningkatkan tes, tracing kita tingkatkan. Kemudian percepatan vaksinasi khususnya bagi anak-anak. Kemudian booster juga, terus kita percepat," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022) malam. 

Ariza pun mengatakan Pemprov terus melakukan sosialisasi hingga pengawasan protokol kesehatan kepada masyarakat. Ia menekankan agar masyarakat jangan lengah, jangan abai dan menganggap enteng varian Omicron tersebut. 

"Upaya lainnya disinfektan, terus melakukan sosialisasi, pengawasan, monitoring dan evaluasi secara terus menerus berkala. Semua kita upayakan. dan kita minta kesadaran masyarakt, jangan tunggu kita atau keluarga terpapar, sekalipun telah mendapatkan vaksin jangan angggap emteng, jangan lengah, kita belajar dari banyak negara, jangan karena merasa divaksin santai-santai dianggap biasa, dan terpapar signifikan, akhirnya pakai masker lagi. Akhirnya lockdown lagi, akhirnya kita seperti negara-negara tersebut," tuturnya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD