AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Jangan Kendor Prokes! 1.027 Warga DKI Terpapar Omicron

ECONOMICS
Komaruddin Bagja
Jum'at, 21 Januari 2022 10:57 WIB
Lampu kuning buat warga Jakarta, sebanyak 1.027 warga di ibu kota diketahui telah terpapar Covid-19 varian Omicron.
Jangan Kendor Prokes! 1.027 Warga DKI Terpapar Omicron. (Foto: MNC Media)
Jangan Kendor Prokes! 1.027 Warga DKI Terpapar Omicron. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Lampu kuning buat warga Jakarta, sebanyak 1.027 warga di ibu kota diketahui telah terpapar Covid-19 varian Omicron. Jumlah itu sekaligus menggenapkan kasus aktif telah mencapai 5.642 orang.

"Dari 1.027 orang yang terinfeksi, sebanyak 747 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 280 lainnya adalah transmisi lokal," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Jakarta, Jumat (21/1/2021).

Sementara itu, upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas. Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 19.758 spesimen. 

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.560 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.155 positif dan 18.405 negatif. 

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 57.459 orang dites, dengan hasil 627 positif dan 56.832 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Perlu digarisbawahi bahwa 3.580 orang dari jumlah kasus aktif (63,4%) merupakan transmisi lokal. Sedangkan, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 1.155 orang sehingga total 874.259 kasus, yang mana 906 di antaranya (78,4%) juga merupakan transmisi lokal," ungkap Dwi kepada wartawan.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 117.092 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 759.210 per sejuta penduduk," tambahnya.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 855.026 dengan tingkat kesembuhan 97,8%, dan total 13.591 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 4,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD