AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Luhut Pastikan Kasus Omicron Banyak Terjadi di Jabodetabek, Terutama Jakarta!

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Jum'at, 21 Januari 2022 08:45 WIB
Kasus varian Omicron telah terjadi sebagian besar dari pelaku perjalanan luar negeri dan tengah melakukan penanganan isolasi di kawasan Jabodetabek.
Kasus varian Omicron telah terjadi sebagian besar dari pelaku perjalanan luar negeri dan tengah melakukan penanganan isolasi di kawasan Jabodetabek.
Kasus varian Omicron telah terjadi sebagian besar dari pelaku perjalanan luar negeri dan tengah melakukan penanganan isolasi di kawasan Jabodetabek.

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus varian Omicron telah terjadi sebagian besar dari pelaku perjalanan luar negeri dan tengah melakukan penanganan isolasi di kawasan Jabodetabek.

Menko Luhut menilai Kasus Omicron saat ini sebagian besar terjadi di daerah Jakarta yang bahkan dengan capaian vaksinasi dosis 1 dan 2-nya sudah tinggi. 

"ًJadi perang sesungguhnya akibat peningkatan kasus Omicron telah terjadi di wilayah Jabodetabek, provinsi DKI, Banten, Bekasi, Depok dan BandungJawa Barat,” kata Menko Luhut dalam keterangan resmi, Jumat (21/1/202/). 

Dengan begitu Menko Luhut meminta Pemerintah Pusat dan Daerah yang di Kawasan Jabodetabek agar segera mengakselerasi program vaksinasi booster.

“Untuk itu vaksinasi booster harus segera dikejar di daerah Jabodetabek. Mengingat Jabodetabek adalah pusat mobilitas, penyebaran kasus ke provinsi lain dapat terjadi dengan lebih cepat,” ujarnya.

Meski begitu, Menko Luhut menghimbau kepada sejumlah daerah dan provinsi lain untuk  tetap bersiap jika terjadi peningkatan signifikan. 

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa saat ini kasus terbanyak ada di DKI Jakarta dan segera akan menyebar ke daerah di sekitarnya. 

“Saat ini kita harus kembali meningkatkan testing dan tracing untuk mengetahui penyebaran yang terjadi di sekitar kita, dan terus meningkatkan vaksinasi,” jelasnya. 

Sebagai catatan, Menko Luhut dengan tegas mengingatkan kepada seluruh kepala daerah, baik Bupati, Walikota, Pangdam, Kapolda, dan seluruh jajaran dibawahnya untuk jujur terhadap data kasus Covid-19 dan meminta agar tidak ada yang ditutupi agar segera dapat ditentukan langkah yang benar dan terukur.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD