AALI
9325
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2400
ACES
735
ACST
199
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
800
ADMF
8125
ADMG
176
ADRO
3130
AGAR
322
AGII
2270
AGRO
775
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
105
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1565
AKRA
1155
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.08
1.07%
+5.72
IHSG
7130.34
0.52%
+37.06
LQ45
1015.57
0.97%
+9.78
HSI
19765.62
-1.37%
-275.24
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Jelang Libur Nataru, Polda Banten Lakukan Tes Swab Acak di Wilayah Ini

ECONOMICS
Nandha Aprilianti
Senin, 29 November 2021 20:06 WIB
Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Banten gelar tes swab yang dilakukan secara acak.
Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Banten gelar tes swab yang dilakukan secara acak.  (Foto: MNC Media)
Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Banten gelar tes swab yang dilakukan secara acak. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Banten gelar tes swab yang dilakukan secara acak. 

Langkah ini dilakukan guna menyaring masyarakat yang nemat melakukan perjalanan baik itu liburan ataupun mudik ke kampung halaman saat nataru.

Kapolda Banten, Irjen Rudy Heriyanto menjelaskan terkait pelaksanaan tes swab kni dilakukan kepada pengendara yang khususnya melintasi wilayah Banten.


"Pelaksanaan swab test acak akan dilakukan kepada pengendara yang melintas di wilayah Banten, khususnya pelabuhan, terminal, stasiun kereta api dan lintasan menuju tempat wisata," ujar Irjen Rudy Heriyanto dalam keterangan resminya, Senin (29/11/2021).

Pelaksanaan ini pun turut mengerahkan berbagai personil pihak kepolisian maupun tenaga kesehatan, dengan menyediakan 5.000 lebih alat tes swab.

"Puluhan personil bersama dengan nakes dan 5.000 alat swab test siap ditugaskan baik di pos pengamanan Nataru juga di pos PPKM untuk melakukan swab test," paparnya.

Kabidhumas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, berikan penjelasan lebih lanjut terkait pelaksanaan ini sebagai langkah mengurangi mobilitas masyarakat pada saat nataru. 

"Kegiatan ini diselenggarakan agar dapat membatasi mobilitas masyarakat, sekaligus untuk memastikan bahwa masyarakat yang beraktivitas pada Natal dan Tahun Baru 2022 sudah terbebas dari Covid-19," papar Shinto.

Tak hanya itu, Shinto menuturkan kepada para pengelola wisata juga turut membatasj mobilitas terkait hal ini. 

"Para pengelola wisata, para pengurus tempat ibadah dan pusat perbelanjaan serta secara luas kepada publik kami minta agar dapat membatasi mobilitasnya dan melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin," ucapnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD