sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jelang Nota Keuangan, Kurs Rupiah dan Implikasi Putusan MK Soal Anggaran MBG Jadi Sorotan

Economics editor Anggie Ariesta
08/08/2026 20:00 WIB
Kekhawatiran terhadap pelemahan nilai tukar rupiah yang berlarut-larut memiliki landasan teoretis dan empiris yang kuat.
Jelang Nota Keuangan, Kurs Rupiah dan Implikasi Putusan MK Soal Anggaran MBG Jadi Sorotan. Foto: iNews Media Group.
Jelang Nota Keuangan, Kurs Rupiah dan Implikasi Putusan MK Soal Anggaran MBG Jadi Sorotan. Foto: iNews Media Group.

Pada sektor-sektor padat karya yang sensitif terhadap biaya operasional, tergerusnya margin laba berisiko mendorong langkah darurat berupa pengurangan jam kerja hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

"Ketika biaya produksi naik sementara daya beli masyarakat di dalam negeri melemah akibat inflasi, margin laba industri tergerus tajam. Sektor-sektor padat karya yang sensitif terhadap biaya operasional sering kali mengambil langkah darurat mulai dari menghentikan pekerja kontrak, pembatasan jam kerja, hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal untuk menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan," ujar Rahma kepada IDXChannel, Sabtu (8/8/2026). 

Dampak pelemahan kurs juga mentransmisikan tekanan biaya ke sektor pangan. Meski bahan pangan pokok diproduksi secara lokal, komponen pendukung produksi seperti pupuk kimia, bahan baku pestisida, serta pakan ternak (kedelai dan jagung impor) langsung terkerek naik, yang pada akhirnya mendongkrak harga eceran sembako di tingkat konsumen.

Untuk meredam pelemahan yang melampaui batas fundamental, sinergi antara kebijakan moneter bank sentral dan koordinasi fiskal menjadi kunci utama.

"Jika deviasi kurs pasar terlalu jauh melampaui fundamental atau asumsi fiskal seperti disparitas menuju kisaran Rp17.900 per USD, maka intervensi bank sentral melalui operasi moneter, instrumen valas seperti optimalisasi instrumen sekuritisasi, serta koordinasi fiskal menjadi benteng utama agar tekanan biaya ini tidak bermutasi menjadi krisis daya beli dan pengangguran struktural," ujarnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement