AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Jelang Ramadhan, Stok Pangan di Kota Tangerang Aman

ECONOMICS
Isty Maulidya/Okezone
Jum'at, 09 April 2021 10:14 WIB
Bahan pangan yang sempat mengalami kenaikan harga diantaranya cabai merah karena adanya kelangkaan di pasar, namun saat ini harga cabai merah sudah normal.
Jelang Ramadhan, Stok Pangan di Kota Tangerang Aman (FOTO:MNC Media)


IDXChannel - Pemerintah Kota Tangerang memastikan bahwa stok pangan di Kota Tangerang menjelang Ramadhan aman. Beberapa bahan pangan diketahui mengalami kenaikan harga, namun tidak melambung tinggi dan beberapa sudah turun ke harga normal.

"Kalau kita lihat stok pangan di Kota Tangerang aman menjelang Ramadan sampai Lebaran. Ada beberapa kenaikan biasanya menjelang bulan Ramadan terjadi kenaikan harga misalnya daging, ayam, telur dan tidak signifikan kenaikannya tapi ada juga yang turun," ujar Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin pada Jumat (9/4/2021).

Bahan pangan yang sempat mengalami kenaikan harga diantaranya cabai merah karena adanya kelangkaan di pasar, namun saat ini harga cabai merah sudah berangsur normal.

"Cabai karena pasokannya sudah stabil jadi kita ingin memastikan keberadaan pasokan," ucap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan, saat ini pasokan beras masih melimpah. Terlebih lagi, saat ini para petani tengah panen raya. Begitu juga dengan ketersediaan daging sapi yang masih cukup untuk persediaan selama Ramadhan.

"Untuk beras dan daging sifatnya tetap ada meski jumlah tidak bisa melonjak banyak karena kalau banyak engga ada yang beli ya bermasalah juga," jelasnya.

Pihaknya pun tengah mempertimbangkan untuk melakukan operasi pasar untuk memastikan stok pangan di Kota Tangerang aman. Namun, masih membuat skema agar tidak menimbulkan kerumunan.

"Karena kalau kita lakukan operasi pasar pengunjung pasti membludak, nah ini apakah per RT atau per RW aja. Kalau kita lakukan ke level kecamatan dan kota khawatir ada penumpukan orang," beber dia.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD