AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Joe Biden Sambut Hangat Jokowi, KSP: Bukti AS Percaya Indonesia 

ECONOMICS
Raka Dwi Novianto
Sabtu, 14 Mei 2022 18:56 WIB
Kantor Staf Presiden ungkap sambutan hangat Presiden AS Joe Biden pada Presiden Jokowi adalah bukti kepercayaan Amerika pada Indonesia.
Joe Biden Sambut Hangat Jokowi, KSP: Bukti AS Percaya Indonesia  (Dok.Ist)
Joe Biden Sambut Hangat Jokowi, KSP: Bukti AS Percaya Indonesia  (Dok.Ist)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyambut hangat kehadiran Presiden RI Joko Widodo, dalam pertemuan KTT khusus ASEAN-AS, di Gedung Putih Washington DC, Amerika Serikat. 

Bahkan, pada saat jamuan makan malam, Presiden Joko Widodo mendapatkan kehormatan untuk membalas toast Presiden Biden. 

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) RI Siti Ruhaini Dzuhayatin mengatakan sambutan hangat Presiden Amerika Serikat Joe Biden terhadap Presiden RI Joko Widodo, dalam pertemuan KTT khusus ASEAN-AS, di Gedung Putih Washington DC, Amerika Serikat menjadi sebuah bukti.

Gesture tersebut membuktikan, bahwa spekulasi yang beredar di sosial media Presiden Jokowo tidak disambut hangat karena terkait undangan Rusia pada KTT G20, tidak benar. 

Kehangatan sambutan Joe Biden, menurut Ruhaini, justru menunjukkan hubungan bilateral Indonesia dan AS tidak berubah di tengah tantangan-tantangan dinamis, baik soal ketegangan kawasan ASEAN antara AS dan Tiongkok, serta dampak dari konflik Rusia- Ukraina terkait kehadiran Rusia dalam KTT G 20. 

"Sikap bersahabat Joe Biden tetap nampak seperti saat menjabat sebagai Wakil presiden pada masa pemerintahan Presiden Barrack Obama. Joe Biden memang memiliki hubungan personal yang sangat baik dengan presiden Jokowi, terutama pada saat melakukan kunjungan kenegaraan 2015 lalu," kata Ruhaini dalam keterangannya, Sabtu (14/5/2022). 

Ruhaini menilai, kehangatan sambutan Presiden Joe Biden kepada Presiden Jokowi sangat penting artinya bagi Indonesia. Baik secara bilateral, regional, dan multilateral. 

Secara bilateral, ungkap Ruhaini, AS telah menunjukkan kepercayaan terhadap keterbukaan dan potensi investasi Amerika di Indonesia, ataupun eksport komoditas jadi, seperti baterai mobil listrik dan komoditas hilir lainnya. 

"Ini dibuktikan dengan keterbukaan AS terhadap inisiatif Indonesia bertemu dengan para CEO besar di AS," terangnya. 

Ruhaini melanjutkan, secara regional, kehangatan sambutan Presiden Joe Biden menunjukkan kepercayaan pada Indonesia sebagai koordinator kemitraan ASEAN-AS. Terlebih, imbuh dia, pertemuan KTT khusus ASEAN-AS baru pertama kali ini dilakukan di Gedung Putih Washington DC sejak 45 tahun silam. 

"Presiden Barrack Obama pernah mengundang KTT khusus ASEAN-AS tahun 2016. Tapi pertemuan digelar di Sunnyland. California, bukan di Gedung putih dan di Wasington DC. Tentu ini bentuk penghargaan dan juga kehormatan bagi Indonesia," tegasnya. 

Selain itu, papar Ruhaini, Amerika Serikat juga melihat Indonesia sebagai negara middle power, sangat konsisten dengan prinsip politik luar negeri "Bebas Aktif" dalam menyikapi hubungan ASEAN dengan negara-negara besar, terutama soal Amerika Serikat dan Tiongkok.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD