AALI
9950
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1515
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1065
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1185
AGAR
448
AGII
1190
AGRO
1005
AGRO-R
0
AGRS
320
AHAP
77
AIMS
284
AIMS-W
0
AISA
288
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
456
AKRA
3130
AKSI
800
ALDO
675
ALKA
238
ALMI
226
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/04/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
483.36
-0.1%
-0.50
IHSG
6086.26
0.11%
+6.76
LQ45
907.67
-0.08%
-0.77
HSI
28969.71
0.61%
+176.57
N225
29642.69
0.07%
+21.70
NYSE
16116.85
0.73%
+116.70
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,643
Emas
831,440 / gram

Jokowi: Kita Buktikan Ekonomi RI Tumbuh Lebih Tinggi

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Sabtu, 27 Februari 2021 13:05 WIB
Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang berupaya keras untuk memulihkan ekonomi nasional di tengah pandemi virus covid-19.
Jokowi: Kita Buktikan Ekonomi RI Tumbuh Lebih Tinggi (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang berupaya keras untuk memulihkan ekonomi nasional di tengah pandemi virus covid-19. Jokowi ingin membuktikan, tahun ini ekonomi Indonesia akan lebih tinggi dibandingkan yang diperkirakan sejumlah lembaga keuangan dunia.

“Sejumlah lembaga keuangan dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021 ini akan tumbuh positif, antara 4-5%,” kata Jokowi, Sabtu (27/2/2021).

Jokowi mengatakan, beberapa indikator pendorong ekonomi nasional saat ini sudah menunjukkan perkembangan yang mengembirakan, sehingga ekonomi Indonesia sudah pada jalur perbaikan yang lebih baik.

“Tentu dengan catatan bahwa kunci dari pemulihan ekonomi tergantung pada kemampuan kita mengatasi pandemi. Pemerintah Indonesia saat ini berupaya keras melakukan percepatan penanganan krisis kesehatan. Penanganan 3M, 3T, dan PPKM skala mikro terus kita lanjutkan. Dan sekarang, kita sedang melakukan vaksinasi massal secara besar-besaran, salah satu yang tercepat di antara negara Asia lainnya,” terang Jokowi.

Seperti diketahui, pada pertengahan Februari lalu, Indonesia sudah mendatangkan 15 juta dosis vaksin. Lalu dalam waktu dekat Indonesia akan menerima tambahan bahan baku vaksin covid-19 sebanyak 140 juta bulk atau bahan baku.

Jokowi mengatakan lagi, Dengan modal tersebut dan dengan bergerak bersama, upaya pemulihan ekonomi nasional akan menjadi semakin efektif. Sumbangsih pemikiran para ekonom, pelaku usaha, dan para investor dalam memformulasikan kebijakan ekonomi amat dinantikan.

Apalagi, pemerintah menambah anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menjadi Rp627,96 triliun atau naik 1,31% dari anggaran yang dialokasikan sebelumnya Rp619,83 triliun.

“Mari kita buktikan bahwa pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2021 ini lebih tinggi dari yang telah diperkirakan serta lapangan kerja terbuka dan kesejahteraan rakyat meningkat,” tutup Jokowi. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD