AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Jokowi Optimis RI Bisa Jadi Produsen Kendaraan Listrik Nomor Satu Dunia

ECONOMICS
Athika Rahma
Selasa, 22 Februari 2022 17:54 WIB
Presiden Jokowi menjadi bukti keseriusan pemerintah mendorong tercapainya Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060.
Presiden Jokowi menjadi bukti keseriusan pemerintah mendorong tercapainya Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060. (Foto: MNC Media)
Presiden Jokowi menjadi bukti keseriusan pemerintah mendorong tercapainya Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060. (Foto: MNC Media)

IDXChannel -Peluncuran ekosistem kendaraan listrik pada sore ini, Selasa (22/2) oleh Presiden Jokowi menjadi bukti keseriusan pemerintah mendorong tercapainya Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060.

Jokowi, yang datang langsung ke lokasi peluncuran di SPBU Pertamina MT Haryono, optimistis ekosistem yang telah dibangun akan membuat Indonesia menjadi produsen kendaraan listrik nomor 1 di dunia.

"Dengan didukung oleh ekosistem kendaraan listrik dari dulu sampai hilir, kita harapkan negara kita Indonesia nanti betul-betul mampu merajai menjadi produsen dari kendaraan listrik," ujarnya, Selasa (22/2/2022).

Jokowi mengapresiasi seluruh pihak sudah terlibat untuk mewujudkan ekosistem ini. Dirinya mengharapkan, ekosistem ini berjalan dengan baik, mulai dari pembuatan baterainya hingga terciptanya kendaraan listrik dalam negeri.

"Kita harapkan nanti pabrik baterai listriknya segera bisa selesai dalam jumlah yang kapasitas besar. Kemudian kendaraannya yang disini sudah ada WIKA Gesit juga akan di tingkatkan lagi kapasitas produksinya," katanya.

Dia juga meminta pengembangan ekosistem ini menggaet negara lain, misalnya dengan perusahaan Taiwan, Gogoro.

"Sehingga betul-betul ekosistem kendaraan listrik benar-benar terbangun dan siap untuk berkompetisi dengan negara-negara lain," tandasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD