AALI
9825
ABBA
392
ABDA
0
ABMM
1430
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3020
ADHI
1035
ADMF
7750
ADMG
195
ADRO
1885
AGAR
0
AGII
1485
AGRO
2050
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4190
AKSI
412
ALDO
965
ALKA
230
ALMI
238
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.17
0.86%
+4.30
IHSG
6580.50
0.64%
+42.00
LQ45
947.05
0.87%
+8.13
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27941.69
-0.31%
-87.88
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
825,254 / gram

Jokowi Resmikan Bypass Bandara Lombok, ke Mandalika hanya 15 Menit

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 12 November 2021 15:23 WIB
Presiden Jokowi meresmikan selesainya pembangunan Jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL) - Mandalika sekaligus Sirkuit Mandalika, Jumat (12/11/2021). 
Jokowi Resmikan Bypass Bandara Lombok, ke Mandalika hanya 15 Menit (FOTO: MNC Media)
Jokowi Resmikan Bypass Bandara Lombok, ke Mandalika hanya 15 Menit (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan selesainya pembangunan Jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL) - Mandalika sekaligus Sirkuit Mandalika, Jumat (12/11/2021). 

Saat meresmikan Jalan Bypass tersebut, ia didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan M Lutfi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, Jalan Bypass BIL - Mandalika sudah selesai dan siap digunakan untuk mendukung event Superbike mulai 19 November 2021 dan MotoGP pada Maret 2022. 

"Kita patut bersyukur bahwa pembangunan Jalan Bypass BIL-Mandalika telah selesai dibangun dan siap digunakan, sehingga jarak tempuh antara Bandara dan Mandalika menjadi hanya 15 menit saja" kata  Jokowi. 

Usai diresmikan, Menteri Basuki meminta agar jalan tersebut betul-betul dijaga dengan baik. "Supaya jadi contoh jalan nasional yang baik, saya minta untuk dibuat pembatas jalan sepanjang 17 km ini, agar warung-warung di pinggir jalan tidak tumbuh tak terkendali yang akan mengganggu kenyamanan bahkan keselamatan," ujar Menteri Basuki. 

Pembangunan jalan bypass tersebut telah mengurangi waktu tempuh dari Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula sekitar 45 menit menjadi 15 menit dengan jumlah lajur dari semula 2 kini menjadi 4 lajur

Jalan bypass dilengkapi 2 jembatan, 11 overpass, dan 3 jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas dan memfasilitasi akses bagi warga sekitar. Saat ini jalan tersebut juga telah menjadi salah satu spot swafoto warga yang melintas, karena merupakan salah satu ikon baru di kawasan Mandalika.

Pembangunan Jalan Bypass BIL– Mandalika terdiri dari 3 paket pekerjaan dengan anggaran bersumber dari APBN Tahun 2020-2021 sebesar Rp705 miliar. Paket 1 sepanjang 4,30 km dengan kontraktor PT Nindya Karya- PT. Bumi Agung (KSO) dengan anggaran sebesar Rp199 miliar. 

Kemudian Paket 2 sepanjang 9,70 km, kontraktornya PT Adhi Karya - PT Metro Lestari Utama (KSO) dengan anggaran senilai Rp353 miliar. Selanjutnya untuk Paket 3 sepanjang 3,36 km, kontraktornya oleh PT Yasa Patria Perkasa dengan anggaran senilai Rp152 miliar. 

Dalam acara peresmian tersebut Presiden Jokowi didampingi Menteri Basuki dan sejumlah tamu undangan lainnya mengendarai motor mencoba satu putaran Sirkuit Mandalika. 

"Saya dapat informasi  motor-motor yang digunakan disiapkan oleh ITDC, sebagai bentuk sponsorship dari Honda. Pak Menteri Basuki sendiri menggunakan Honda PCR 250 cc," kata Staf Ahli Menteri PUPR bidang Teknologi, Industri & Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja 

Turut hadir dalam peresmian tersebut Direktur Utama PT. Nindya Karya Haedar A. Karim, Direktur Utama PT. Adhi Karya Entus Asnawi M, Staf Ahli Menteri PUPR bidang Teknologi, Industri & Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat Reiza Setiawan, Kepala BWS Nusa Tenggara I Hendra Ahyadi, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Nusa Tenggara Barat Ika Sri Rejeki, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I Rini Dyah Mawarty, dan Kepala BP2JK Ahmad Agus Fitrah. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD