AALI
8025
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
810
ACES
1355
ACST
216
ACST-R
0
ADES
1845
ADHI
870
ADMF
7975
ADMG
152
ADRO
1310
AGAR
412
AGII
1020
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
346
AHAP
64
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
210
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3130
AKSI
468
ALDO
775
ALKA
240
ALMI
254
ALTO
376
Market Watch
Last updated : 2021/06/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.95
-1.6%
-7.48
IHSG
6007.12
-1.01%
-61.33
LQ45
863.16
-1.64%
-14.36
HSI
28801.27
0.85%
+242.68
N225
28964.08
-0.19%
-54.25
NYSE
16411.65
-1.47%
-244.16
Kurs
HKD/IDR 1,850
USD/IDR 14,360
Emas
827,066 / gram

Jokowi Undang Arsitek hingga Ahli Lingkungan Hidup Ikut Badan Otorita Ibu Kota

ECONOMICS
Fahreza Rizky/Okezone
Jum'at, 16 April 2021 07:35 WIB
Tujuannya agar para ahli bisa memberi masukkan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur itu.
Desain ibu kota baru. (Foto: MNC Media)

IDXChannel -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang ahli perencanaan, arsitektur, perencanaan, hingga lingkungan hidup, untuk ikut serta di Badan Otorita Ibu Kota. Tujuannya agar para ahli bisa memberi masukkan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur itu.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa, usai mendampingi Presiden Jokowi menerima kedatangan ikatan ahli profesi mulai dari bidang perencanaan, arsitektur, regional planning, hingga lingkungan hidup.

"Tadi kami bersama Bapak Presiden RI telah menerima para ikatan ahli profesi, dalam hal ini dari semua disiplin keilmuan di bidang arsitektur, di bidang perencanaan, di bidang regional planning, di bidang lingkungan hidup dan semuanya adalah di sektor keinsinyuran," kata Suharso di Kantor Presiden, Kamis (15/4/2021).

Menurur Suharso, Presiden Jokowi akan bersikap terbuka dengan semua gagasan dan usulan yang disampaikan secara konstruktif terkait dengan pembangunan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur.

"Ibu Kota yang akan kita bangun adalah kota dunia untuk semua. Maka adalah wajar kalau semua orang harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi sekecil apapun termasuk gagasan-gagasannya," ucap Ketua Umum PPP itu.

"Jadi tadi bapak presiden telah mendengar dengan seksama seluruh masukan itu untuk dijadikan pertimbangan dan bahkan bapak presiden mengundang para ahli ini untuk ikut serta duduk di Badan Otorita Ibu Kota apabila itu nanti sudah terbentuk. Setidak-tidaknya bisa memberikan rekomendasi tentang segala hal yang terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Ibu Kota Negara," tambah dia.

Sebagaimana diketahui, pemerintah akan melakukan peletakkan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Ibu Kota Negara di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada tahun ini. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD