AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Kabar Baik dari Sri Mulyani: Tingkat Pengangguran Turun dan Ada 2,6 Juta Lapangan Kerja Baru

ECONOMICS
Michelle Natalia
Rabu, 15 Desember 2021 15:20 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sinyal pemulihan ekonomi RI ditandai dengan ada tambahan lapangan kerja baru dan pengurangan pengangguran.
Kabar Baik dari Sri Mulyani: Tingkat Pengangguran Turun dan Ada 2,6 Juta Lapangan Kerja Baru(Dok.MNC Media)
Kabar Baik dari Sri Mulyani: Tingkat Pengangguran Turun dan Ada 2,6 Juta Lapangan Kerja Baru(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Dengan banyaknya lapangan kerja baru yang tercipta di Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ini salah satu sinyal pemulihan ekonomi.

"Pemulihan ekonomi harus disertai penciptaan lapangan kerja, karena banyak tenaga kerja yang kebal PHK dan pengurangan jam kerja," ujar Sri dalam webinar Arah Bisnis 2022 di Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Sejak Agustus 2020, tercatat ada 2,6 juta tambahan lapangan kerja baru di Indonesia. Sementara itu, angka angkatan kerja pun meningkat sebanyak 1,9 juta hingga saat ini.

"Kami lihat penyerapan (tenaga kerja) ini paling kuat di sektor manufaktur, karena sektor ini telah menyediakan 1,22 juta lapangan kerja baru sejak Agustus 2020," ungkap Sri.

Sektor perdagangan pun menyusul dengam menciptakan 1,04 juta lapangan kerja. Kemudian, sisanya lapangan kerja terbuka di sektor kontruksi, akomodasi dan penyediaan makanan minuman, serta pertambangan.

Dengan adanya tambahan lapangan kerja baru, Sri mengatakan bahwa sejauh ini tingkat pengangguran bisa turun secara perlahan. 

"Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 6,5% dari awalnya 7,1% sejak Agustus 2020. Jumlah pengangguran akibat COVID-19 awalnya 2,6 juta, sekarang turun 29% jadi 1,8 juta orang," pungkasnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD