AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Kabar Gembira! Pedagang Kaki Lima dan Warung Kini Dapat Bantuan Tunai Rp1,2 Juta

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Kamis, 09 September 2021 15:36 WIB
Pemerintah terus mengucurkan bantuan dana bagi masyarakat yang terdampak atas pandemi Covid-19, termasuk pedagang kaki lima dan warung.
Kabar Gembira! Pedagang Kaki Lima dan Warung Kini Dapat Bantuan Tunai Rp1,2 Juta. (Foto: MNC Media)
Kabar Gembira! Pedagang Kaki Lima dan Warung Kini Dapat Bantuan Tunai Rp1,2 Juta. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah terus mengucurkan bantuan dana bagi masyarakat yang terdampak atas pandemi Covid-19, termasuk salah satunya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kini, program bantuan sosial ditujukan kepada pedagang kaki lima dan warung.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, menyatakan program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) ini ditujukan bagi mereka yang terkena kebijakan PPKM Level 4, seperti yang dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021. 

Bantuan ini secara spesifik menyasar kabupaten dan kota yang terkena PPKM Level 4, para penerima bantuan adalah PKL dan Warung yang belum mendapatkan bantuan melalui skema Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

“BTPKLW yang hari ini mulai diluncurkan, selain sebagai kompensasi atas kerugian ekonomi akibat pembatasan, namun juga diharapkan menjadi sinyal untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Kata dia, bantuan untuk sektor usaha mikro dengan pagu sebesar Rp1,2 triliun ini akan disalurkan bagi 1 juta pelaku usaha mikro yang masing-masing akan mendapatkan Rp1,2 juta. Kota pertama yang akan menerima bantuan pemerintah tersebut adalah Medan, Sumatera Utara.

"Kota Medan di Provinsi Sumatera Utara menjadi kota pertama yang akan menerima bantuan BTPKLW dikarenakan peran strategis Medan sebagai episentrum perekonomian di pulau Sumatera," katanya.

Pemerintah menugaskan TNI dan POLRI untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan tersebut langsung ke masyarakat. Penyaluran bantuan oleh TNI dan Polri ini dilakukan melalui sistem aplikasi yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Dalam merespon melemahnya kegiatan ekonomi masyarakat yang sempat mulai bergeliat pada Triwulan II 2021, Pemerintah telah melakukan refocusing APBN dan meningkatkan anggaran Program PEN 2021 menjadi sebesar Rp744,77 triliun yang difokuskan untuk penanganan aspek kesehatan dan serangkaian program perlindungan sosial. 

“Dengan persiapan seluruh regulasi dan anggarannya, alhamdulillah hari ini bisa di ujicoba di kota Medan. Dan ini disediakan untuk satu juta paket, sebanyak Rp1,2 juta. Selanjutnya tentu ini bisa diteruskan oleh TNI-Polri di berbagai wilayah. Operasi dilapangannya oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas, dan diharapkan ini menjadi bantalan bagi mereka yang terkena dampak untuk modal hidup dan modal kerja usaha mereka masing-masing,” tutupnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD