Budiarsa berpendapat, saat ini adalah momentum yang tepat untuk menyuarakan visi baru untuk kawasan dan hunian yag lebih inklusif dan berkelanjutan, juga memperkuat komitmen terhadap SDGs dan perubahan iklim ke dalam prioritas nasional dan daerah.
“Industri properti mempunyai peran yang cukup signifikan dalam perekonomian di Indonesia. Karena dari industri ini akan melibatkan lebih dari 170 jenis industri lainnya. Sehingga jika industri properti ini bergerak, maka 170 jenis industri itu juga akan bergerak,” tutupnya. (NDA)