IDXChannel - Sejumlah raksasa minyak dan gas dunia mencatat peningkatan laba yang signifikan pada kuartal I-2026, di tengah lonjakan harga akibat perang di Timur Tengah
Dilansir dari AFP pada Jumat (1/5/2026), perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel dimulai sejak akhir Februari.
Perusahaan migas Prancis, TotalEnergies, melaporkan kenaikan laba bersih hingga 51 persen pada Januari-Maret, menjadi USD5,8 miliar atau sekitar Rp100 triliun.
Pertumbuhan produksi minyak dan gasnya di Brasil dan Libya memungkinkan grup tersebut untuk mengimbangi kerugian di wilayah Teluk.
"Kami mampu memanfaatkan kenaikan harga," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.