Dari total pesanan tersebut, sebanyak 40 rangkaian telah diserahterimakan kepada KAI. Sebanyak 39 rangkaian di antaranya sudah beroperasi melayani pelanggan, sementara satu rangkaian lainnya masih dalam tahap persiapan operasional.
Selain kereta antarkota, KAI Group menginvestasikan Rp4,07 triliun untuk pengadaan 16 rangkaian Commuter Line baru atau 192 kereta serta program retrofit dua rangkaian. Hingga kini, tujuh rangkaian Commuter Line baru telah beroperasi, sedangkan sembilan rangkaian lainnya masih dalam proses produksi, pengujian, sertifikasi, dan persiapan operasional.
Investasi ini juga mencakup pengadaan 31 rangkaian LRT Jabodebek atau 186 kereta dengan nilai kontrak sekitar Rp3,9 triliun hingga Rp4,1 triliun.
Di segmen layanan premium, KAI juga memesan 10 unit kereta luxury berkapasitas 26 kursi per kereta dengan satu unit tambahan sebagai cadangan perawatan. Nilai kontrak pengadaan kereta luxury mencapai Rp161,16 miliar.
Sementara itu, untuk mendukung angkutan logistik, KAI mengadakan 1.125 unit gerbong datar BM 54 ton senilai Rp1,05 triliun yang akan digunakan meningkatkan kapasitas angkutan barang, terutama batu bara di Sumatera Selatan.