AALI
8225
ABBA
550
ABDA
0
ABMM
1295
ACES
1300
ACST
244
ACST-R
0
ADES
2820
ADHI
895
ADMF
7675
ADMG
216
ADRO
1345
AGAR
368
AGII
1305
AGRO
2290
AGRO-R
0
AGRS
244
AHAP
70
AIMS
338
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
600
AKRA
3870
AKSI
424
ALDO
720
ALKA
234
ALMI
238
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
453.05
-0.47%
-2.15
IHSG
6060.76
-0.26%
-15.56
LQ45
851.73
-0.36%
-3.10
HSI
24221.54
0.51%
+122.40
N225
29839.71
-2.17%
-660.34
NYSE
16168.17
-1.78%
-292.18
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,235
Emas
805,555 / gram

Kasus Harian Covid DKI Capai 14.619, Wagub: Ini juga Karena Tingkat PCR Kita Tertinggi

ECONOMICS
Komaruddin Bagja
Senin, 12 Juli 2021 21:53 WIB
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, hari ini jumlah kasus Covid-19 DKI kembali mencetak rekor, namun ini juga seiring gencarnya tes PCR.
Kasus Harian Covid DKI Capai 14.619, Wagub: Ini juga Karena Tingkat PCR Kita Tertinggi (Dok.MNC Media)

IDXChannel -Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, hari ini jumlah warga DKI yang terpapar Covid-19 kembali mencetak rekor. Namun Ariza menambahkan, hal itu juga terkait dengan tes PCR yang semakin gencar. 

"Ya memang kalau melihat data, positif hari ini meningkat ya sampe 14.619 ini rekor ya. Tapi perlu diketahui ini sebabkan salah satunya adalah karena memang tes PCR kita tertinggi, sudah hampir 20 kali dari standar yang di tentukan oleh WHO," ujar Ariza di Balai Kota DKI, Senin (12/7/2021).

Menurut Ariza, ini cara Pemprov DKI meningkatkan 3T, sekalipun memang cukup berat untuk meningkatkan kapasitas testing.

"Bagi kami untuk terus meningkatkan berbagai fasilitas mulai rumah sakit, tempat tidur, ICU, oksigen, obat-obatan, vitamin, dan terutama tenaga kesehatan yang tidak mudah, tidak bisa disulap begitu saja, karena harus memiliki kompetensi dan persyaratan khusus melalui proses yang tidak mudah," tambahnya.

Ariza melanjutkan, semakin banyak  menemukan Covid di Jakarta, semakin cepat  melakukan tracing, dan semakin cepat pihaknya melakukan treatment. 

"Harapannya dengan demikian, orang bisa segera mengurangi dan memutus mata rantai penularan Covid-19. Mudah-mudahan ke depan bisa semakin menurun kasus positifnya, kasus aktifnya. Sekali lagi inilah cara kita," tutupnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD