AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Kebakaran Kilang Terus Terulang, Pertamina Diimbau Evaluasi Sistem Keselamatan

ECONOMICS
Athika Rahma
Selasa, 17 Mei 2022 14:35 WIB
Mamit mengatakan, perubahan manajemen di KPI seharusnya bisa membawa perubahan terhadap semua hal di KPI.
Kebakaran Kilang Terus Terulang, Pertamina Diimbau Evaluasi Sistem Keselamatan
Kebakaran Kilang Terus Terulang, Pertamina Diimbau Evaluasi Sistem Keselamatan

IDXChannel - Kebakaran berulang yang terjadi di Kilang Balikpapan membuat publik bertanya-tanya. Pasalnya, insiden ini sangat sering terjadi seolah tidak pernah dievaluasi.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, Pertamina dalam hal ini PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) seharusnya bisa belajar dari insiden sebelumnya.

"Sebagai subholding yang diberikan tangungjawab dalam mengelola perusahaan sendiri, terkait dengan safety sudah sepatutnya menjadi tanggungjawab subholding KPI tidak lagi menjadi tanggungjawab Holding," ujar Mamit kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (17/5/2022).

Mamit mengatakan, perubahan manajemen di KPI seharusnya bisa membawa perubahan terhadap semua hal di KPI, meskipun ternyata, masih ada miss yang menyebabkan insiden hingga menimbulkan korban jiwa.

Menurut Mamit, PT KPI kembali harus melakukan evaluasi terhadap sistem HSSE mereka, melakukan audit investigasi terhadap semua sistem safety mereka serta melakukan kembali refreshment terhadap personil yang bekerja termasuk pihak ke 3.

"Selain itu, KPI harus terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar bahwa proses bisnis mereka aman dan tidak akan menganggu aktivitas serta keselamatan masyarakat sekitar," ujarnya.

Disisi lain, Mamit mengapresiasi Pertamina yang sigap memadamkan api. Langkah cepat yang dilakukan bisa meminimalisir kebakaran menjadi lebih besar dan bisa menimbulkan korban jiwa dalam jumlah yang besar lagi.

Selain itu, lanjutnya, terlepas siapapun yang menjadi korban baik itu pegawai Pertamina maupun pihak ketiga, perlakukannya harus tetap sama. Pertamina dan juga kontraktor tempat korban bekerja harus memberikan yang terbaik bagi keluarga korban.

"Untuk yang meninggal saya kira perlu dikawal hak-hak keluarga mereka karena ini terkait masa depan keluarga korban. Untuk yang dirawat, saya kira perlu mendapatkan pelayanan terbaik sehingga bisa sembuh seperti semua," pungkasnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD