sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kejar Pertumbuhan 8 Persen, Pemerintah Targetkan Devisa dari Sektor Pariwisata USD39,4 Miliar

Economics editor Nia Deviyana
21/05/2026 03:00 WIB
Sepanjang 2025, jumlah perjalanan wisatawan mancanegara mencapai 15,39 juta kunjungan dan pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan tren yang positif.
Kejar Pertumbuhan 8 Persen, Pemerintah Targetkan Devisa dari Sektor Pariwisata USD39,4 Miliar. Foto: iNews Media Group.
Kejar Pertumbuhan 8 Persen, Pemerintah Targetkan Devisa dari Sektor Pariwisata USD39,4 Miliar. Foto: iNews Media Group.

Untuk memperkuat upaya peningkatan kualitas pariwisata tersebut, Pemerintah juga telah menetapkan 11 KEK Pariwisata untuk menciptakan ekosistem investasi yang lebih kondusif dan kompetitif, serta 37 bandara internasional baru sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat konektivitas.

Lebih lanjut, Airlangga menambahkan bahwa kawasan ASEAN dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, terutama melihat capaian Thailand dan Malaysia yang mampu menarik lebih dari 35 juta wisatawan mancanegara. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi Indonesia untuk memperkuat daya saing destinasi wisata dan meningkatkan konektivitas serta aksesibilitas wisatawan asing. 

Melalui kebijakan bebas visa kunjungan, jumlah wisatawan mancanegara diharapkan meningkat hingga 2,5 juta kunjungan dengan tahap awal menyasar negara Jepang, Korea Selatan, Australia, India, Selandia Baru, Kazakhstan, Belarus, dan Makau, serta peningkatan kunjungan permanent resident di Singapura, khususnya menuju kawasan Batam, Bintan, dan Karimun sebagai salah satu pintu utama wisata regional.

Selain pengembangan destinasi wisata unggulan, percepatan penerapan single platform perizinan penyelenggaraan event juga terus didorong Pemerintah guna mempermudah pelaksanaan berbagai kegiatan berskala internasional di Indonesia. Di samping itu, promosi pariwisata berbasis film destinasi juga dinilai penting untuk memperkuat daya tarik wisata nasional.

“Saya berharap dengan kolaborasi seluruh pihak kita bisa sama-sama meningkatkan standard keamanan destinasi, memperkuat konektivitas dan aktifitas destinasi wisata, integrasi perencanaan dari tujuan pariwisata, promosi dan branding dari destinasi pariwisata dan terkait dengan pelatihan dan sertifikasi,” ujar Airlangga.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement