"Traktir lah," ucapnya.
Untuk mencapai target tersebut, Purbaya telah menyiapkan serangkaian strategi fiskal dan koordinasi antarlembaga. Fokus utamanya adalah mempercepat penyerapan anggaran di awal tahun agar dampak ekonominya segera terasa di masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan fiskal yang dikelola kementeriannya dengan kebijakan moneter dari bank sentral, tanpa mencederai independensi masing-masing lembaga.
"Upayanya ya fiskal dibelanjakan dengan cepat di awal tahun dan mulai jalan. Terus kami sinkron kebijakan moneter lebih baik. Dengan moneter ya, bukan saya intervensi ya," tutur Purbaya.
Purbaya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 berada di level 5,45 persen, yang akan membawa capaian sepanjang 2025 mendekati angka 5,2 persen.
Data resmi mengenai performa ekonomi tahun lalu tersebut rencananya akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis, 5 Februari mendatang.