sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kembangkan Alat Pertanian Modern, Kementan Gandeng Kampus hingga BRIN 

Economics editor Tangguh Yudha
12/03/2026 13:12 WIB
Mentan menilai inovasi tersebut dapat membantu petani memanen.
Kembangkan Alat Pertanian Modern, Kementan Gandeng Kampus hingga BRIN 
Kembangkan Alat Pertanian Modern, Kementan Gandeng Kampus hingga BRIN 

"Ada alat panjat kelapa, karena kelapa sekarang lagi demandnya tinggi di tingkat dunia, ekspor kita naik. Ada alat panjat, jadi tidak menggunakan lagi monyet, tapi ada alat baru, kami langsung minta 10 unit uji coba," ujarnya.

Selain itu, Mentan Amran menyebut terdapat pula inovasi traktor terapung yang dirancang untuk digunakan di lahan basah dengan biaya yang lebih murah. Ia mengungkap bahwa teknologi ini masih dalam tahap uji coba, namun dinilai memiliki potensi besar untuk membantu aktivitas pertanian di lapangan.

Kementan juga tertarik pada teknologi dryer atau alat pengering portable yang dapat digunakan langsung di area pertanian. Menurut Amran, alat tersebut memudahkan petani karena dapat dibawa langsung ke lokasi sawah maupun kebun.

"Ini sangat bagus. Insya Allah kalau ini operasionalnya bagus, kami akan tambah tahun depan," katanya.

Selain pengembangan alat pertanian, kerja sama dengan perguruan tinggi juga mencakup pengembangan benih unggul dan inovasi di sektor peternakan, termasuk pengembangan ayam lokal dengan produktivitas tinggi.

Amran menambahkan sinergi antara pemerintah, lembaga riset, dan perguruan tinggi sangat penting untuk mempercepat inovasi di sektor pertanian sekaligus memperkuat daya saing komoditas nasional.

"Nah, seperti inilah yang sebenarnya kita harus lakukan. Ada dari UNHAS, ada ayam. Ini penting banget. Ayam lokal, nanti produktivitasnya sangat tinggi. Mungkin tahun depan kita mulai," kata Mentan.

Untuk diketahui kerja sama dilakukan bersama sejumlah perguruan tertinggi, mencakup Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Andalas (UNAND), Universitas Hasanuddin (UNHAS).

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement