AALI
8800
ABBA
224
ABDA
6025
ABMM
4440
ACES
650
ACST
190
ACST-R
0
ADES
7250
ADHI
770
ADMF
8475
ADMG
167
ADRO
3920
AGAR
310
AGII
2400
AGRO
625
AGRO-R
0
AGRS
99
AHAP
105
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1340
AKSI
320
ALDO
690
ALKA
290
ALMI
402
ALTO
175
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.42
-0%
-0.01
IHSG
7124.84
-0.04%
-2.66
LQ45
1019.63
-0.06%
-0.57
HSI
17805.09
-0.28%
-50.05
N225
26633.32
0.76%
+201.77
NYSE
13580.39
-1.57%
-216.61
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
790,953 / gram

Kemenkes Klaim Vaksin Booster Covid-19 Terbukti Beri Perlindungan 91 Persen dari Kematian 

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Rabu, 23 Februari 2022 10:11 WIB
Kementerian Kesehatan mencatat 35 orang meninggal dunia akibat infeksi Covid-19 meski sudah menerima suntikan vaksin booster.
Kemenkes Klaim Vaksin Booster Covid-19 Terbukti Beri Perlindungan 91 Persen dari Kematian
Kemenkes Klaim Vaksin Booster Covid-19 Terbukti Beri Perlindungan 91 Persen dari Kematian

IDXChannel - Kementerian Kesehatan mencatat 35 orang meninggal dunia akibat infeksi Covid-19 meski sudah menerima suntikan vaksin booster. Angka kasus tersebut sangat kecil dibandingkan dengan kasus orang yang tidak divaksin.

Data 35 orang meninggal dunia akibat Covid-19 meski sudah divaksin booster merupakan hasil analisis terhadap 17.871 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit selama periode 21 Januari-19 Februari 2022.

Secara detail, data 35 pasien Covid-19 meninggal dunia yang sudah divaksin booster meliputi 5 orang kategori lansia yang tidak memiliki komorbid, 5 orang warga non-lansia punya komorbid, 10 lansia tanpa komorbid, dan 15 lansia dengan komorbid.

Meski begitu, pemberian vaksin Covid-19, baik itu dosis pertama, dosis kedua, maupun vaksin booster, terbukti memberi manfaat untuk mengurangi risiko kematian.

"Risiko kematian pasien Covid-19 berkurang 11% pada penerima vaksin dosis pertama, 67% pada penerima dosis kedua, dan 91% bagi penerima vaksin booster. Jadi, vaksin Covid-19 terbukti mengurangi risiko kematian," terang Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers virtual, Selasa (22/2/2022).  

Bagaimana dengan data kematian pasien Covid-19 yang tidak divaksin dosis lengkap?

Siti Nadia menegaskan, angkanya jauh lebih banyak. Dari data rumah sakit, 2.484 pasien dinyatakan meninggal dunia.

"Dari 2.484 pasien meninggal, 46% adalah pasien dengan komorbid, 53% kelompok lansia, dan 73% belum divaksin dosis lengkap termasuk di dalamnya pasien yang sama sekali tidak divaksin atau baru satu dosis," terang Siti Nadia.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD