AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

KemenPUPR Anggarkan Rp100,59 Triliun untuk Pembangunan Papua-Papua Barat di 2022

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Minggu, 05 Desember 2021 11:06 WIB
Kemen PUPR putuskan DIPA anggaran tahun 2022 untuk melanjutkan proyek pembangunan sebesar Rp100,59 Triliun.
KemenPUPR Anggarkan Rp100,59 Triliun untuk Pembangunan Papua-Papua Barat di 2022 (Dok.MNC Media)
KemenPUPR Anggarkan Rp100,59 Triliun untuk Pembangunan Papua-Papua Barat di 2022 (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) putuskan DIPA anggaran tahun 2022 untuk melanjutkan proyek pembangunan sebesar Rp100,59 Triliun.

Menteri Basuki mengatakan saat ini Kementerian PUPR telah membangun 3 PLBN (Pos Lintas Batas Negara) yang terletak di Papua dan Papua Barat, yaitu PLBN Skouw di Kota Jayapura, PLBN Sota di Kabupaten Merauke, dan PLBN Yetetkun di Kabupaten Boven Digoel.

Kementerian PUPR juga berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Trans Papua yang menghubungkan Papua dan Papua Barat. Menteri Basuki menyampaikan, dari total panjang jalan Trans Papua yaitu 3.462 km, tinggal tersisa 183 km yang belum tembus. Sepanjang 1.647 km sudah dalam kondisi teraspal yaitu 977 km di Papua dan 670 km di Papua Barat. 

“Tadi juga bapak Bupati sudah meminta untuk mempercepat penyelesaian jalan dari Kabupaten Keerom ke distrik Batom, kita akan terus upayakan percepatan agar bisa segera tembus,” ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Sabtu (4/12/2021).

Selain PLBN dan Jalan Trans Papua, Kementerian PUPR di Papua dan Papua Barat juga membangun infrastruktur dukungan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX serta pembangunan rumah khusus, air bersih, jalan lingkungan, dan jembatan gantung di Kabupaten Asmat, Mappi, dan Mamberamo Raya. 

Menteri Basuki menambagkan keseluruhan total anggaran tersebut tidak bisa digunakan seutuhnya, namun harus di simpan sebesar 5% sebagai langkah antisipasi pandemi.

“Karena kita masih menghadapi pandemi, masih ada saving sebesar 5% yang kita tahan dulu. Apabila pandemi dapat selesai pada semester pertama tahun 2022, maka saving tersebut bisa kita gunakan untuk memperbanyak pembangunan infrastruktur,” sambung Menteri Basuki. 

Kementerian PUPR berharap dengan komitmen yang berkesinambungan tersebut, pihaknya dapat turut memberikan solusi dan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan dan memajukan masyarakat Papua dan Papua Barat. Kementerian PUPR akan terus memperhatikan tata kelola dalam pelaksanaannya, agar tepat mutu, tepat sasaran, dan tepat administrasi.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD