IDXChannel - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman memastikan pemerintah telah memberikan kuota impor terhadap operator SPBU swasta untuk tahun 2026.
Dia menegaskan jumlah kuota impor yang diberikan naik dibandingkan kuota yang diberikan tahun lalu. Namun, ia masih enggan untuk membocorkan berapa volume impor yang diberikan SPBU swasta untuk tahun 2026 ini.
"Sudah (diberikan izin impor). (Kenaikannya 10 persen dari tahun 2025) miriplah sama," katanya saat ditemui di Kantor BPH Migas usai acara Penutupan Posko Nataru, Senin (5/1/2025).
Laode mengharapkan, dengan pemberian kembali kuota impor untuk operator swasta, pasokan BBM di SPBU bisa kembali pada periode normal. Tidak terjadi kembali polemik kelangkaan BBM SPBU swasta seperti yang terjadi di penghujung 2025 lalu.
"Bukan segera normal, harusnya sudah normal (pasokan BBM di SPBU). Kan kita tidak ada menghentikan (impor SPBU swasta)," tambahnya.