sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kementerian PU Anggarkan Rp5,48 Triliun untuk Infrastruktur Berbasis Masyarakat  

Economics editor Tangguh Yudha
07/04/2026 19:35 WIB
Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung target 15.364 lokasi program IBM di berbagai sektor infrastruktur dasar.
Kementerian PU Anggarkan Rp5,48 Triliun untuk Infrastruktur Berbasis Masyarakat  (Foto: iNews Media Group)
Kementerian PU Anggarkan Rp5,48 Triliun untuk Infrastruktur Berbasis Masyarakat  (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan anggaran infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) sebesar Rp5,48 triliun pada 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung target 15.364 lokasi program IBM di berbagai sektor infrastruktur dasar.

"Kami akan tetap mengalokasikan anggaran untuk IBM sebesar Rp5,48 triliun dengan konsekuensi penyesuaian pada anggaran kegiatan-kegiatan yang non-infrastruktur berbasis masyarakat," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (7/4/2026).

Dari total target tersebut, program terbesar dialokasikan untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) sebanyak 12.000 lokasi. 

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan 118 unit jembatan gantung, 808 lokasi Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), 906 lokasi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), 523 lokasi Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS), 653 lokasi sanitasi lembaga pendidikan keagamaan, serta 56 lokasi tempat pengolahan sampah TPS-3R.

Dody menjelaskan, semula alokasi anggaran IBM dalam pagu 2026 ditetapkan sebesar Rp4,8 triliun. Namun setelah pembahasan bersama DPR, nilainya meningkat menjadi Rp5,48 triliun.

Meski demikian, dalam proses optimalisasi pagu oleh Kementerian Keuangan, anggaran IBM sempat dipangkas menjadi Rp950 miliar karena dinilai belum dilengkapi data pendukung yang memadai. 

Dia memastikan pihaknya tengah melakukan konsolidasi internal bersama jajaran direktorat jenderal agar anggaran IBM dapat dikembalikan sesuai komitmen awal.

"InsyaAllah Pak, kami sudah melakukan eksorsis beberapa kali dengan teman-teman di Direktorat Jenderal. Insya Allah kami akan kembalikan kembali sesuai komitmen dari awal kami, Rp5,48 triliun untuk infrastruktur berbasis masyarakat," ujarnya.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement