AALI
9325
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
735
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
800
ADMF
8200
ADMG
176
ADRO
3150
AGAR
322
AGII
2250
AGRO
760
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
106
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1165
AKSI
272
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.49
1.15%
+6.13
IHSG
7133.45
0.57%
+40.18
LQ45
1016.36
1.05%
+10.57
HSI
19830.52
-1.05%
-210.34
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
0.00
-100%
-15804.38
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
840,925 / gram

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Jalani Tes Dinamis November Mendatang

ECONOMICS
Heri Susanto
Jum'at, 05 Agustus 2022 14:24 WIB
Proyek tersebut menjadi wujud persahabatan antara Indonesia dengan China.
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Jalani Tes Dinamis November Mendatang. Foto: MNC Media
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Jalani Tes Dinamis November Mendatang. Foto: MNC Media

IDXChannel - Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Api Cepat-Bandung (KCJB) mulai dikirim dari China ke Indonesia hari ini. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan ditargetkan November 2022 kereta untuk proyek KCJB sudah menjalani tes dinamis. 

"Ditargetkan pada November mendatang atau bertepatan dengan penyelenggaraan Presidensi G20, KCJB sudah menjalani tes dinamis," ujar Budi dalam acara Penyelesaian Manufaktur EMU Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang digelar secara daring, Jumat (4/8/2022). 

Menhub menuturkan proyek tersebut menjadi wujud persahabatan antara Indonesia dengan China. Menhub meminta semua pihak mendukung proyek ini agar berjalan dengan lancar dan berkelanjutan. 

Budi menerangkan KCJB mengadopsi teknologi tinggi, yaitu Grade of Automation (GOA) Level 1 serta memiliki desain yang ramping sehingga dapat mendukung akselerasi atau kecepatan dari kereta tersebut yang mampu mencapai 350 km/jam. Nantinya, KCJB akan melayani 68 perjalanan setiap harinya dan berhenti di lima stasiun.

"Waktu tempuh Jakarta-Bandung hanya membutuhkan waktu 36-45 menit. Sebelumnya butuh kurang lebih 2,5 jam untuk sampai tujuan," ucap Menhub.

Kehadiran KJCB sebagai transportasi massal yang ramah lingkungan dan tingkat keselamatan yang baik, serta efisiensi waktu diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk lebih memilih menggunakan transportasi publik ketimbang kendaraan pribadi.

"Untuk itu, saya mengimbau kecepatan waktu konstruksi dan integrasi sistem dapat dipercepat, agar manfaat yang sudah sudah ditunggu masyarakat pengguna kereta api dapat segera bisa dirasakan," tutur Menhub. (NDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD