AALI
9750
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
290
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1175
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1110
AGRO
940
AGRO-R
0
AGRS
456
AHAP
71
AIMS
530
AIMS-W
0
AISA
280
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3370
AKSI
785
ALDO
890
ALKA
254
ALMI
236
ALTO
320
Market Watch
Last updated : 2021/05/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
472.68
-0.2%
-0.95
IHSG
5970.24
-0.09%
-5.67
LQ45
888.95
-0.17%
-1.47
HSI
28637.46
0.77%
+219.46
N225
29331.37
1.8%
+518.74
NYSE
16348.41
0.36%
+59.14
Kurs
HKD/IDR 1,841
USD/IDR 14,315
Emas
824,769 / gram

Kesepakatan Dagang Capai Rp20 T, Mendag Target Ekspor RI ke China dalam Tiga Tahun

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Kamis, 08 April 2021 10:19 WIB
Mendag Lutfi juga menargetkan peningkatan ekspor Indonesia ke Tiongkok dalam tiga tahun ke depan.
Kesepakatan Dagang Capai Rp20 T, Mendag Target Ekspor RI ke China dalam Tiga Tahun (FOTO:MNC Media)


IDXChannel - Indonesia berhasil mencapai kesepakatan perdagangan dengan China senilai USD1,38 miliar atau Rp20,04 triliun.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyampaikan, nilai tersebut merupakan hasil dari kunjungan kerja ke China pada 1—3 April 2021 bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. 

“Kesepakatan dagang tersebut berasal dari komitmen enam perusahaan china yang akan mengimpor produk sarang burung walet, buah tropis khususnya nanas, porang, gula aren dan furnitur,” ungkap Mendag dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Untuk produk furnitur, Shandong Jinruyi Group mengungkapkan minatnya melakukan investasi di Indonesia yang diperkirakan bisa menyerap hingga 3.000 tenaga kerja.

Mendag Lutfi juga menargetkan peningkatan ekspor Indonesia ke China dalam tiga tahun ke depan. "Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor Indonesia ke China menjadi USD100 miliar pada 2024," papar dia.

Selain kesepakatan dagang dan investasi, Mendag Lutfi mengungkapkan, kedua negara sepakat menjajaki kerja sama ekonomi yang lebih dalam dengan pembaruan skema bilateral Economic and Trade Cooperation yang telah terjalin sejak 2011 menjadi Trade and Investment Facility Agreement (TIFA) serta mengoptimalisasi kesepakatan ASEAN-China FTA dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD