IDXChannel—Ketua Persatuan Perusahaan Kosmetik Indonesia (Perkosmi), Sancoyo Antarikso, mengungkapkan bahwa konflik geopolitik global turut berdampak negatif terhadap industri kosmetik atau kecantikan di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Sancoyo saat diwawancarai di sela-sela Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) Expo 2026 yang digelar oleh Persatuan Perusahaan Kosmetik Indonesia (Perkosmi) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu, 6 Mei 2026.
Sancoyo menjelaskan bahwa ada dua dampak yang dirasakan oleh industri kosmetik. Salah satunya adalah nilai mata uang dolar yang melambung dan berdampak langsung terhadap produksi.
Apalagi, sebagian besar pasokan bahan baku pembuatan kosmetik masih mengandalkan impor dari luar negeri.
“Jadi konflik geopolitik itu dua, pertama dolarnya makin mahal, satu itu,” ungkap Sancoyo.