Selain nilai mata uang dolar yang melambung, rantai pasok (supply chain) juga terganggu sehingga distribusi material terhambat. Bahkan beberapa bahan baku kemasan seperti petrokimia juga turut terdampak.
“Kedua juga supply chain-nya terganggu. Nah, kemudian kalau yang berbahan baku, misalnya yang dari petrochemicals, itu kan juga terdampak. Bahan-bahan kemasan kan mungkin juga terdampak,” ucap dia.
Meski demikian, ia menuturkan bahwa saat ini dampak tersebut tidak terlalu menjadi beban setelah pemerintah memberikan relaksasi atau pembebasan bea masuk impor, salah satunya adalah produk plastik.
“Kita seneng juga kemarin ada relaksasi biaya masuk itu. Nah, itu benar-benar bisa membantu juga, meskipun juga gak langsung,” pungkas dia.
(Nadya Kurnia)