"Ke depan dengan adanya program strategis yang dikembangkan seperti BINS, Budidaya Ikan Nila Salin yang akan banyak, kemudian juga ada reklamasi Pantura ke depan, sumber protein ikan kita juga akan semakin banyak. Sehingga kalau nanti kebutuhan untuk MBG yang 82,9 juta, kalau nanti (dibutuhkan) ikan kita siap gitu ya," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kepelabuhan Perikanan KKP, Ady Candra mengatakan meski terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas ikan di beberapa daerah, namun menurutnya secara nasional harga dinilai masih dalam level aman.
Ia menjelaskan, kenaikan harga tercatat pada komoditas ikan cakalang di sejumlah wilayah, terutama di Sulawesi. Namun secara nasional, harga cakalang masih tergolong stabil.
Hal serupa juga terjadi pada komoditas cumi yang mengalami kenaikan terbatas di Jakarta dan Jawa Tengah. Sementara itu, ikan kakap secara umum stabil, meskipun terdapat kenaikan di beberapa provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Gorontalo, dan Jakarta.
Untuk komoditas ekonomis penting lainnya seperti tongkol, harga juga dominan stabil. Kenaikan hanya terjadi di sejumlah daerah di Sulawesi, terutama Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara. Adapun harga tuna tercatat stabil secara nasional, dengan kenaikan terbatas di Sulawesi Utara yang memang menjadi salah satu sentra produksi sekaligus konsumsi lokal tuna.