AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Kota Tangerang Berlakukan PTM 100 Persen Mulai Hari Ini 

ECONOMICS
Isty Maulidya
Senin, 04 April 2022 08:23 WIB
PTM di Kota Tangerang mulai Senin (4/4/2022) kembali berlangsung 100 persen atau dengan kapasitas penuh.
Kota Tangerang Berlakukan PTM 100 Persen Mulai Hari Ini  (Dok.MNC)
Kota Tangerang Berlakukan PTM 100 Persen Mulai Hari Ini  (Dok.MNC)

IDXChannel - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Tangerang mulai Senin (4/4/2022) berlangsung 100 persen atau dengan kapasitas penuh. Pemberlakuan secara maksimal itu dilakukan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP.

Kepala Dinas Pendidikan, Jamaluddin mengungkapkan keputusan itu diambil berdasarkan data kasus harian yang semakin turun. Pembelajaran di Kota Tangerang dapat kembali aktif secara langsung dengan kondisi menuju endemi, dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Sedangkan secara aturan, ekstrakurikuler masih belum boleh digelar, kantin juga belum boleh dibuka.

“Aktivitas pembelajaran masih dilakukan disekitar ruang kelas saja dalam pantauan guru dan satgas. Hal ini harus diketahui, dipahami dan dijadikan komitmen bersama untuk keamanan dan kesehatan selama PTM 100 persen berlangsung,” ungkap Jamaludin.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang sudah membentuk Tim Monitoring, dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Satpol PP, hingga kewilayahan yaitu Kecamatan dan Kelurahan untuk mengawasi kegiatan di sekolah. Ditujukan untuk memantau kepatuhan aturan PTM 100 persen setiap harinya, demi meminimalisir kelalaian kepatuhan warga sekolah terhadap prokes.

“Jika ditemukan positif rate diatas lima persen, Dindik akan langsung menutup sekolah tersebut secara total. Dengan itu, kepatuhan dan pengawasan harus beriringan sehingga PTM bisa terus digelar dan dinyatakan aman diberlakukan,” tegasnya.

Ia pun menjelaskan, dalam capaian vaksinasi pelajar hingga saat ini sudah mencapai 89 persen pada dosis satu dan 80 persen pada dosis dua. Sedangkan untuk kategori guru sudah dinyatakan 99 persen sudah tervaksinasi, sisanya hanya guru dengan penyerta komorbid saja.

“Dengan itu, dalam rapat terakhir Dindik sudah mengimbau dan menugaskan tim untuk melakukan pendataan ulang terkait vaksinasi pelajar. Sehingga, pelajar yang belum mengikuti vaksinasi, dapat dilakukan pendekatan lebih lanjut dan segera mengikuti vaksinasi covid-19,” katanya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD