sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

KSPI soal Impor 105 Ribu Pick Up India: Berpotensi Menambah PHK di Industri Otomotif RI

Economics editor Tangguh Yudha
24/02/2026 15:55 WIB
KSPI menolak keras pengadaan 105 ribu unit mobil pick up yang diimpor dari India untuk memenuhi kebutuhan operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
KSPI soal Impor 105 Ribu Pick Up India: Berpotensi Menambah PHK di Industri Otomotif RI. (Foto Istimewa)
KSPI soal Impor 105 Ribu Pick Up India: Berpotensi Menambah PHK di Industri Otomotif RI. (Foto Istimewa)

Said Iqbal memperkirakan produksi dalam negeri dengan jumlah tersebut bisa menyerap sedikitnya 10 ribu tenaga kerja baru dalam periode enam bulan hingga satu tahun masa produksi.

“Kalau diproduksi di Indonesia, itu bisa menyerap lebih dari 10 ribu tenaga kerja. Belum lagi industri suku cadang dan maintenance yang ikut bergerak. Penyerapan tenaga kerjanya akan panjang,” ujar dia.

Karena itu, KSPI mendesak pemerintah membatalkan rencana impor dan menyerahkan pengadaan kendaraan kepada produsen otomotif nasional. Dia menyebut sejumlah perusahaan seperti Hino Motors, Isuzu, Suzuki, Toyota, hingga Mitsubishi Motors memiliki kapasitas teknologi dan produksi yang memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Jika persoalan harga menjadi pertimbangan, kata dia, pemerintah dapat melakukan penyesuaian spesifikasi kendaraan melalui negosiasi dengan produsen dalam negeri.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement