IDXChannel - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memutar utang guna berinovasi dan mengakselerasi upaya pengurangan angka pengangguran di daerah tersebut.
Salah satu strategi yang digagas adalah dengan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang bekerja di luar negeri.
Pasalnya, saat ini Pemkot Depok telah bekerjasama dengan lembaga penyalur tenaga kerja dalam penempatan kerja ke luar negeri melalui skema penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
"Pemerintah sudah berkomitmen untuk melindungi PMI sebagai pemenuhan hak baik sebelum, saat, dan setelah bekerja di luat negeri," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Mohammad Fitriawan, dalam keterangan resminya, Jumat (19/7/2024).
Fitriawan mengungkapkan, peluang kerja di luar negeri sangat besar, seperti ke Jepang, Korea Selatan, maupun Singapura, baik untuk menempati sektor kesehatan, manufaktur, kesenian, dan bidang lainnya.
"Dengan memanfaatkan kesempatan tersebut, tentu diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Depok. Mengingat, saat ini pertumbuhan angkatan kerja lebih cepat dibandingkan kesempatan kerja yang tersedia," ujar Fitriawan.
Fitriawan menyebut saat ini Pemkot Depok telah memiliki program pelatihan Bahasa Jepang. Melalui program tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok memfasilitasi pelatihan tersebut agar masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan, kompetensi budaya Jepang, dan bahasa Jepang sebelum mengikuti pemagangan.
"Harapannya, dengan mengikuti pelatihan dapat semakin meningkat kompetensinya. Dengan begitu dapat mengikuti pemagangan atau bekerja di luar negeri dengan baik dan lancar," ujar Fitriawan. (TSA)