AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Larangan Mudik Berakhir, 12 Ribu Penumpang Kereta Tinggalkan Jakarta

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Selasa, 18 Mei 2021 19:06 WIB
Jumlah Kereta Api (KA) yang beroperasi normal seperti pada masa pandemi sebelum larangan mudik
Larangan Mudik Berakhir, 12 Ribu Penumpang Kereta Tinggalkan Jakarta (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Satu hari pasca berakhirnya larangan mudik, operasional kereta api kembali normal seperti saat periode pandemi. Meskipun untuk persyaratan penumpang masih dilakukan pengetatan sesuai dengan addendum Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) covid-19.  

Pada hari ini, jumlah kereta yang dioperasikan kembali normal seperti masa pandemi sebelum larangan mudik. Untuk keberangkatan kereta dari Jakarta, ada 41 KA yang diberangkatkan dari 3 Stasiun.  

Adapun rinciannya yakni 20 Stasiun dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Sedangkan 1 KA diberangkatkan dari Stasiun Jakarta Kota.  

Dari KA yang beroperasi ada 12.396 penumpang yang berangkat dari Jakarta. Adapun rinciannya, 3693 berangkat dari Stasiun Gambir, 8693 berangkat dari Stasiun Pasar Senen, dan 10 penumpang dari Stasiun Jakarta Kota.  

Sementara jumlah penumpang yang datang ke Jakarta ada sekitar 6.205 dengan 20 ka yang datang ke Jakarta. Adapun rinciannya adalah, 3286 penumpang datang di Stasiun Gambir dengan 13 KA dan 2919 penumpang datang ke Stasiun Pasar Senen dengan 7 KA. 

Jumlah Kereta Api (KA) yang beroperasi normal seperti pada masa pandemi sebelum larangan mudik,” ujar Kepala Humas PT KAI Daop I Eva Chairunisa saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (18/5/2021). 

Meskipun larangan mudik berakhir, syarat perjalanan penumpang akan tetap diperketat. Hal ini sesuai dengan addendum Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 nomor 13 tahun 2021.  

Surat Edaran ini mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Pengetatan dilakukan dari mulai H-14 peniadaan mudik periode 22 April hingga 5 Mei 2021 dan H+7 peniadaan mudik pada periode 18 Mei hingga 24 Mei 2021. 

Persyaratan perjalanan orang pada masa pasca larangan mudik ini hasil tes bebas covid-19 RT-PCR dan Antigen untuk persyaratan naik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) hanya berlaku 1x24 jam. Sementara itu, hasil negatif GeNose C19 masa berlaku tetap 1x24 jam.  

“Operasional masa pandemi akan selalu mengikuti semua ketetapan dari pemerintah sbg dukungan dalam hal penanganan covid,” kata Eva.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD